Punya Gelar Sultan Sebelum Umur 30 Tahun, Gimana Caranya?

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 622 2317355 punya-gelar-sultan-sebelum-umur-30-tahun-gimana-caranya-r5EEmOPJdQ.jpg Orang Kaya (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Menjadi jutawan adalah impian bagi setiap orang, khusunya kaum millenial. Berbagai cara dan kesempatan akan dilakukan untuk mencapai tujuan hidup tersebut.

Menurut stigma masyarakat, menjadi jutawan sebelum usia 30 tahun merupakan hal yang mustahil. Kecuali memang berasal dari keluarga konglomerat. Padahal banyak tips yang bisa dilakukan sejak dini supaya tujuan tersebut tercapai. Melakukan investasi menjadi salah satu jalan bisa memudahkan kita menggapai impian itu.

Baca Juga: Utang Menumpuk, Baiknya Langsung Lunasin atau Dicicil?

Dilansir dari Real Simple, Jumat (27/11/2020), berikut beberapa tips yang bisa dilakukan millenial untuk menjadi menjadi jutawan.

Temukan Bisnis yang Ideal

Menjadi enterpreneurship sangat diminati belakangan ini. Dengan membuat strategi bisnis yang baik, bisnis akan menjadi ideal dan memiliki ciri tersendiri dibanding yang lainnya.

Grant Sabatier, pendiri Millennial Money, sudah banyak jatuh ke dalamnya. Ia menyarankan bahwa milenial yang merasa berada dalam kebiasaan profesional harus mencari aliran pendapatan tambahan sebanyak mungkin. Lalu, telusuri sampai mendapatkan hal yang disukai menghasilkan uang banyak.

Baca Juga: Heboh Pembobolan Rekening, LPS Pastikan Nabung di Bank Tetap Aman

Fokus pada yang Dituju

Sabatier mengatakan, banyak orang bilang ingin menjadi kaya, tetapi tidak bersungguh-sungguh dalam tindakannya. Untuk mencapai keinginan tersebut, fokus adalah kunci utamanya. Lakukan hal-hal untuk membangun bisnis pribadi dengan maksimal. Lalu ia juga menyarankan seringlah mendengar podcast yang membahas bisnis ataupun mengikuti kursus online untuk menggali keterampilan diri.

Hargai Waktu

Mulailah belajar menghargai waktu. Caranya, anggap waktu adalah uang. Jika merasa telah menyia-nyiakan waktu selama sehari, maka perlu lah memikirkan kembali pentingnya waktu itu bagi kehidupan.

“Pelajaran terbesar bagi saya datang dari buku Your Money or Your Life karya Vicki Robin yang menurut saya merupakan buku terbaik tentang uang yang pernah ditulis,” ujar Sobtier. Di antara kesimpulannya adalah bahwa setiap kali Anda bekerja untuk mendapatkan gaji, Anda menukar sebagian besar hidup Anda dengan uang.

Menambahkan nilai

Kunci untuk mendapatkan penghasilan besar sering kali terletak pada pemahaman apa yang harus dikontribusikan dan bagaimana itu diterima oleh orang-orang yang memiliki posisi untuk membayar Anda.

“Uang adalah alat untuk menambah nilai. Anda membuatnya dengan menambahkan nilai dan Anda membelanjakannya untuk hal-hal yang berharga bagi Anda, "kata Du Val, CEO the Freelance Talent Network Toptal. Ia juga mengatakan, dengan mempelajari komponen rumit dalam berbisnis, itu akan menambahkan nilai tersendiri.

Bekerja untuk berinvestasi, bukan untuk menghabiskan

Dengan bekerja akan menghasilkan uang yang banyak. hal itu bukan berarti uang yang didapat harus dihabiskan dalam waktu yang cepat. Lebih baik sebagian dimasukan kedalam tabungan atau digunakan untuk berinvestasi.

“Kebijaksanaan umum adalah bahwa Anda harus menabung 5-15% dari penghasilan Anda, tergantung pada siapa Anda bertanya. Tetapi jika Anda dapat meningkatkannya menjadi 25%, 50%, atau lebih tinggi, Anda dapat secara dramatis memotong jumlah tahun yang dibutuhkan untuk pensiun, ”kata Sabatier.

“Saya menabung setidaknya 60-80% dari pendapatan saya dan secara harfiah menyisihkan setiap dolar yang saya hasilkan ke dalam investasi sehingga dapat tumbuh. Saya bekerja untuk berinvestasi, bukan untuk menghabiskan, ”tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini