Setiap Hari Cek Rekening tapi BLT Tak Kunjung Cair, Cek Faktanya

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 30 November 2020 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 320 2318311 setiap-hari-cek-rekening-tapi-blt-tak-kunjung-cair-cek-faktanya-FnJiZl9h7K.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah mulai mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji untuk pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta sejak awal November lalu. Pencairan BLT sebesar Rp1,2 juta itu untuk membantu mereka yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Pada termin kedua ini anggaan yang telah disalurkan untuk subsidi gaji atau upah sebesar Rp9,65 triliun. Angka tersebut disalurkan kepada 8.042.847 pekerja atau buruh yang terbagi dalam tiga tahapan.

Adapun rinciannya adalah 2.180.382 pekerja atau buruh untuk termin kedua tahap pertama, dan 2.7013.434 pekerja atau buruh untuk tahap atau batch kedua.

Baca Juga: 150.000 Pekerja Tak Dapat BLT, Menaker: Mungkin Mereka Pakai Rekening Mertua

Sementara untuk tahap ketiga, ada 3.149.031 pekerja atau buruh yang mendapatkan bantuan subsidi gaji dengan anggaran mencapai Rp3,77 triliun.

Namun dari hal tersebut, berikut fakta sudah setiap hari cek mobile banking tapi BLT belum cair juga, Senin (30/11/2020):

1. Lapor BPJS Ketenagakerjaan

Menaker Ida menyarankan, bagi pekerja yang merasa berhak mendapat bantuan subsidi gaji atau upah namun masih belum menerima agar segera melapor dengan manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, data pekerja atau buruh yang kurang tersebut dapat diperbaiki

“Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker,” ujarnya dalam keterangannya.

 

2. Penerima BLT Rp1,2 Juta Harus Sabar

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, kepada para pekerja yang belum mendapatkan subsidi gaji pada termin kedua mohon untuk bersabar. Karena dana yang ditransfer oleh bank penyalur kepada penerima cukup besar.

Lebih lanjut Menaker menjelaskan, pihak Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) telah memproses dana subsidi gaji atau upah tersebut kepada Bank Penyalur. Setelah itu, dilanjutkan ditransfer ke rekening penerima baik himbara maupun non-himbara.

3. Pemerintah Cairkan Lagi BSU Kepada 567.723 Pekerja atau Buruh

Menurut Ida, pada tahap V ini, pemerintah mencairkan lagi BSU kepada 567.723 pekerja atau buruh. Adapun uang yang dicairkan kepada masing-masing rekening adalah Rp1,2 juta untuk periode November dan Desember.

Dengan disalurkannya batch kelima subsidi gaji ini, maka Kemnaker telah menyalurkan BSU kepada 11,05 juta penerima. Sementara jumlah yang terdaftar yang akan diberikan BSU oleh Kemnaker adalah 12.252.668 penerima.

4. Penyaluran BSU ini, Tentu Setelah Diproses oleh KPPN

Secara rinci Menaker menjelaskan penyaluran BSU sejak tahap I hingga tahap V. Tahap I Kemnaker menyalurkan BSU kepada 2.180.382 pekerja atau buruh, sementara untuk tahap II disalurkan kepada 2.713.434 pekerja atau buruh.

Kemudian untuk tahap III disalurkan kepada 3.149.031 pekerja atau buruh. Lalu untuk tahap IV 2.442.289 pekerja atau buruh dan tahap V kepada 567.723 juta pekerja atau buruh.

"Penyaluran BSU ini, tentunya setelah diproses oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) kepada bank penyalur, untuk selanjutnya di ditransfer ke rekening penerima baik Himbara (Himpunan Bank-Bank milik Negara) maupun non-Himbara, " kata Menaker Ida.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini