Proyek LRT Jabodebek Capai 79,52% dengan 17 Stasiun

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 30 November 2020 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 320 2318524 proyek-lrt-jabodebek-capai-79-52-dengan-17-stasiun-qydTlCArYM.jpg Progres LRT Jabodebek. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk memaparkan progres terkini proyek kereta laju raya terpadu (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek. Hingga saat ini pengerjaan proyek LRT Jabodebek mencapai 79,52%.

Direktur Operasi 2 PT Adhi Karya Pundjung Setya Brata mengatakan, untuk progres lintasan pelayanan 1 dari Cibubur sampai Cawang mencapai 98,36%. Sedangkan untuk lintas pelayanan 2 dari Cawang menuju Dukuh Atas sudah 74%.

Baca Juga: Menhub: Manggarai Jadi Pusat Stasiun KA di Jabodetabek

Sedangkan yang terakhir lintas pelayanan III saat ini sudah mencapai 86%. Adapun lintas pelayanan III adalah rute dari Cawang menuju Bekasi Timur.

“Kami akan melaporkan tentang progres LRT Jabodebek. Untuk LRT Jabodebek ini total panjangnya 44 kilometer dengan double track sehingga kalau kita single track adalah 88 km. Terdiri dari 17 Stasiun ada tiga lintas pelayanan. Saat ini progresnya sudah mencapai 79,52%,” ujarnya di Jakarta, Minggu (29/11/2020).

Baca Juga: Menhub Blusukan ke Proyek LRT Dukuh Atas

Lebih lanjut Pundjung menjelaskan, mengenai integrasi antarmoda dari LRT dengan beberapa stekholder. Pundjung mengaku sudah menjalin kerjasama untuk integrasi antar moda di beberapa stasiun.

Misalnya di Stasiun Terminal Kampung Rambutan yang akan terhubung dengan terminal kampung rambutan. Kemudian integrasi dengan Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) sebanyak dua stasiun yakni Tebet dan Dukuh Atas.

“Untuk integrasi ada beberapa titik integrasi penting yang sudah kita kerjasamakan dengan beberapa stakeholder, misalnya di Stasiun Terminal Kampung Rambuta, di situ akan ada integrasi yang luar biasa dengan terminal kampung rambutan, kemudian juga ada KRL, ada dua titik yang dengan KRL, yang pertama di KRL Tebet dan juga yang ada di KRL Dukuh Atas,” jelasnya.

Selain itu, ada beberapa intergasi antara Stasiun LRT dengan Halte Trans Jakarta. Salah satu contohnya adalah integrasi yang dibangun di sepanjang jalur Kuningan, Jakarta.

“Sedangkan di lokasi lokasi lainnya kita terintegrasi dengan bus dari Transjakarta misalnya integrasi yang kita bangun dengan Transjakarta di sepanjang Kuningan di situ ada tiga stasiun yang kita integrasikan dengan halte Kuningan, semua halte Kuningan terpisah dengan kita, kita satukan menjadi satu, di atas merupakan stasiun dari LRT, di bawahnya adalah merupakan halte dari Transjakarta sehingga perpindahan penumpang akan lebih mulus di situ,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini