Kembangkan Vaksin Merah Putih, Anggaran Rp300 Miliar Disiapkan

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 320 2321124 kembangkan-vaksin-merah-putih-anggaran-rp300-miliar-disiapkan-jtAHhkeK7b.jpg Vaksin Merah Putih Bisa Diproduksi 2021. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan Rp300 miliar untuk mendukung pengembangan Vaksin Merah Putih pada 2021. Dana tersebut diperlukan untuk mendukung pengembangan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri.

"Kalau memang masih ada kekurangan tentunya kami akan mengajukan penambahan. Tapi paling tidak kita siapkan dulu Rp300 miliar untuk memastikan tahapan lab sampai uji klinis bisa berjalan dengan lancar,” ujar Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro, dalam video conference, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Baru Bisa Digunakan Tahun Depan

Bambang menambahkan, target dari pengembangan Vaksin Merah Putih saat ini terus dilakukan oleh enam tim pengembang. Diharapkan dapat segera melahirkan bibit vaksin Covid-19 yang nantinya siap untuk masuk ke industri.

"Karena ini kan sisi penelitian maka produk akhirnya adalah bibit vaksin sekaligus mereka juga ikut mengawal proses di uji klinis di tahapan manusia. Meskipun di uji klinis itu sudah ranahnya perusahaan misalnya Biofarma tetapi tentunya Biofarma akan didampingi oleh yang mengembangkan bibit vaksinnya," katanya.

Baca Juga: 3 Negara Siap Vaksinasi Covid-19 pada Desember, Indonesia Termasuk?

Dengan adanya pengembangan bibit Vaksin Merah Putih, diharapkan dari segitu waktu bibit vaksin tersebut sudah dapat diberikan kepada Biofarma atau perusahaan manufaktur lainnya pada tahun depan.

Namun, mantan Kepala Bappenas ini belum dapat mengetahui waktu pastinya karena hal tersebut bergantung kepada time table yang dimiliki oleh masing-masing tim.

"Ada yang mungkin sudah menyerahkan bibit vaksinnya di triwulan 1 tahun depan, tadi mungkin juga ada yang di triwulan dua. Tapi yang pasti kita dorong mereka juga agar faktor waktu juga menjadi perhatian selain faktor keamanan dan tentunya faktor efektifitas dari vaksin tersebut," ucapnya.

Namun, mantan Kepala Bappenas ini belum dapat mengetahui waktu pastinya karena hal tersebut bergantung kepada time table yang dimiliki oleh masing-masing tim.

"Ada yang mungkin sudah menyerahkan bibit vaksinnya di triwulan 1 tahun depan, tadi mungkin juga ada yang di triwulan dua. Tapi yang pasti kita dorong mereka juga agar faktor waktu juga menjadi perhatian selain faktor keamanan dan tentunya faktor efektifitas dari vaksin tersebut," ucapnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini