Heboh Janda Bolong Harga Fantastis, Bagaimana Sih Cara Merawatnya?

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 455 2321631 heboh-janda-bolong-harga-fantastis-bagaimana-sih-cara-merawatnya-gJBoT74Z7u.jpg Tanaman Janda Bolong (Foto: Okezone)

JAKARTA Tanaman hias menjadi tren belakangan ini. Masyarakat yang suntuk di rumah akibat pandemi mulai mencari hobi baru untuk menghilangkan stres. Salah satu hobi baru yang tengah digemari adalah tanaman hias.

Belum lama ini, heboh tanaman hias janda bolong yang dijual seharga Rp80 juta. Tentu mahalnya harga janda bolong membuat masyarakat penasaran bagaimana cara merawat tanaman seharga puluhan juta itu.

Baca Juga: Ketahui 7 Manfaat Memelihara Tanaman di Rumah

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberikan pengetahuan mengenai tanaman hias Janda Bolong. Tanaman hias Janda Bolong memiliki warna dan bentuk yang menarik. Tak heran kalau tanaman hias yang satu ini menjadi hits beberapa waktu terakhir ini, khususnya bagi para penggemar tanaman hias. Harganya yang fantastis ini pula membuatnya masuk ke dalam deretan tanaman mahal 2020.

Menurut peneliti Botani dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Ina Erlinawati, Janda Bolong merupakan anggota suku Araceae (talas-talasan) dari marga Monstera. Di alam, tumbuhan janda bolong merupakan tumbuhan semi epifit atau tumbuhan yang akarnya tetap sampai tanah, merambat, dan menempel pada tumbuhan lain, pada intensitas cahaya yang rendah. Pada lingkungan dengan kelembaban tinggi, tumbuhan ini dapat berbunga sepanjang tahun, namun umumnya berbunga pertama kali saat usianya mencapai tiga tahunan.

Baca Juga: Berkunjung ke Kampung Wisata Sewu Kembang, Surganya Tanaman Hias

Di kalangan pasar tanaman hias, yang dijual dengan harga mahal adalah jenis Monstera adansonii, meskipun sebenarnya yang berharga mahal dan merupakan janda bolong asli adalah jenis Monstera obliqua.

Kedua jenis Janda Bolong tersebut sama-sama memiliki daun yang berlubang, tetapi bentuknya berbeda. Monstera obliqua memiliki lubang-lubang daun yang bentuknya membulat, sedangkan jenis Monstera adansonii memiliki bentuk lubang elips atau melonjong.

Budidaya tanaman hias Janda Bolong relatif mudah untuk dilakukan karena perbanyakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan cara setek batang. Seperti jenis-jenis Araceae yang lain, tumbuhan ini juga menyukai lingkungan yang lembap, tanah berpori dengan drainase yang baik, intensitas sinar matahari yang sedang dan jangan sampai terpapar sinar matahari dalam waktu yang relatif lama.

Dikutip dari instagram resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia @lipiindonesia, Jumat (4/12/2020), terdapat tips dalam merawat tanaman hias Janda Bolong dan juga jenis-jenis Araceae lainnya sebagai berikut.

1. Selalu mengontrol kelembapan tanah, media tanah berpori dengan pH 5-7,5, suhu lingkungan 21-29 °C, jangan terpapar sinar matahari secara langsung.

2. Penyiraman bisa dilakukan dua kali sehari pada musim kemarau dan dikurangi pada waktu musim hujan.

3. Pemupukkan dilakukan pada saat tanaman aktif tumbuh dengan pupuk yang 100% larut dalam air dan menggunakan pupuk dengan konsentrasi nitrogen tinggi (misalnya NPK Mutiara Sprinter).

4. Apabila ada bagian tanah yang terkena penyakit atau hama, segera dipotong dan dibuang supaya tidak menyebar.

5. Untuk menyuburkan tanaman secara mudah dan murah bisa dilakukan dengan menyiram tanaman secara rutin dengan air cucian beras.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini