Arahan Mensos Juliari ke PNS Kemensos: Fokus Pencairan Bansos

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 320 2322513 arahan-mensos-juliari-ke-pns-kemensos-fokus-pencairan-bansos-PhRr3RGVWT.jpg Mensos Juliari Batubara Ditetapkan Sebagai Tersangka. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Jualiri P Batubara (JPB) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi bansos Covid-19. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima informasi akan adanya dugaan terjadinya penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara yang diberikan oleh AIM dan HS kepada MJS, AW dan JPB.

Sebelum kasus OTT ini terjadi, Menteri Sosial Juliari P Batubara menekankan kepada seluruh jajaran untuk menjaga dan meningkatkan realisasi anggaran. Menurut dia, menjaga penyerapan anggaran tinggi, sangat penting, khususnya karena sejumlah program bantuan sosial Kemensos masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca Juga: Menagih Janji Jokowi 'Gigit Keras' Oknum Korupsi Dana Covid-19

Ibaratnya permainan sepak bola, katanya, Kemensos mengambil posisi sebagai libero (pengatur serangan).

“Kalau liberonya loyo, kemenangan akan sulit diharapkan. Dalam permainan bola ini, kita tidak boleh menang adu penalti, atau menang di babak tambahan. Tapi kita harus menang straight set – kalau main badminton,” katanya beberapa waktu lalu, dikutip dari keterangan Kemensos, Minggu (6/12/2020).

Baca Juga: Gaji Menteri Segini, Kok Masih Korupsi?

Dengan pernyataannya tersebut, maksudnya adalah agar jajarannya meningkatkan realisasi tanpa catatan lain. Mensos juga meminta jajarannya memastikan realisasi Kemensos terus tinggi, melebihi K/L lain dengan margin signifikan.

Dalam data per 23 September, unit Sekretaris Jenderal dari Pagu Rp355,586 miliar telah terealisasi 59,13%, unit Inspektorat Jenderal dari Pagu Rp32,550 miliar telah terserap 66,48% dan unit Ditjen Pemberdayaan Sosial dengan Pagu Rp4,893 triliun terealiasi 3,30%.

Kemudian untuk unit Ditjen Rehabilitasi Sosial dari Pagu Rp893,764 miliar telah terealisasi 65,01%, unit Ditjen Linjamsos dari Pagu Rp45,955 triliun telah terealisasi 75,82%, unit Ditjen PFM dari Pagu Rp81,506 triliun telah terealisasi 72,36%, dan unit Badiklit Pensos dari dari Pagu Rp372,020 miliar telah terealisasi 63,72%.

Pada bagian lain arahannya, Mensos berpesan agar pimpinan unit meningkatkan fokus utama menjaga pencairan Bantuan Sosial sesuai Rencana Penarikan Dana (RPD). Lalu menyusun kembali rencana belanja bansos sembako yang masih dibutuhkan.

Mensos juga meminta jajarannya melakukan revisi yang telah selesai atau dalam proses agar segera dipersiapkan pelaksanaannya. Yang tak kalah penting melakukan percepatan Realisasi Belanja Modal sebelum bulan Desember.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini