Dana Bagi Hasil Kenaikan Cukai Rokok, Petani Tembakau Dapat Bansos

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 10 Desember 2020 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 320 2325344 dana-bagi-hasil-kenaikan-cukai-rokok-petani-tembakau-dapat-bansos-dkwdwNqKiD.jpg Cukai Rokok Naik 12,5%. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA- Pemerintah memastikan kesejahteraan petani dan buruh meski cukai hasil tembakau (CHT) mengalami kenaikan sebesar 12,5%.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan menyesuaikan kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) CHT. Alokasi DBH merupakan bagian dari transfer keuangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Baca Juga: Kenaikan Cukai Rokok 12,5% Tidak Wajar, Pengusaha Geleng-Geleng

"Pertama, bagi masyarakat terdampak langsung diberikan dukungan bansos. Jadi kesejahteraan masyarakat diharapkan tetap terjaga terutama untuk petani dan pekerja," kata dia dalam video virtual, Kamis (10/12/2020)

Di samping itu, pemerintah ingin DBH CHT dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas bahan baku bagi para petani tembakau. Bahkan para petani tembakau akan diberikan pelatihan untuk mendiversifikasi tanamannya, termasuk mendorong kemitraan dengan perusahaan.

Baca Juga: Tarif Cukai Rokok Naik 12,5%, Bagaimana Kesejahteraan Petani Tembakau?

"Untuk itu, kita memberikan porsi 50% dari DBH CHT untuk tujuan-tujuan peningkatan kesejahteraan sosial para petani dan buruh," jelasnya.

Dia menambahkan, 25% DBH CHT tetap digunakan untuk aspek kesehatan, seperti bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi keluarga tidak mampu, dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan promotif, preventif, rehabilitatif dan kuratif.

"Di bidang kesehatan juga DBH CHT untuk mengurangi prevalensi stunting dan upaya penanganan pandemi yang mengancam kesehatan masyarakat, dan untuk pengadaan dan pemeliharaan prasarana kesehatan dan pelayanan kesehatan lain," bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini