JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu II Desember 2020, perkembangan harga pada bulan Desember 2020 diperkirakan inflasi sebesar 0,30% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi tahun 2020 sebesar 1,54%.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan penyumbang utama inflasi, yaitu cabai merah sebesar 0,07% (mtm), telur ayam ras sebesar 0,04% (mtm), cabai rawit dan tomat masing-masing sebesar 0,03% (mtm), serta minyak goreng, jeruk, daging ayam ras, wortel, bayam, dan tarif angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, komoditas yang menyumbang deflasi pada periode laporan berasal dari komoditas emas perhiasan sebesar -0,06% (mtm) dan bawang merah sebesar -0,01% (mtm)," kata Onny di Jakarta, Minggu (13/12/2020).
Baca Juga: Inflasi 2020 Bakal Lebih Rendah Sejak Krisis Moneter 1999
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran COVID-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.
(Dani Jumadil Akhir)