Menko Luhut: UMKM Harus Berani Berpikir Out of The Box

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 21 Desember 2020 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 320 2331712 menko-luhut-umkm-harus-berani-berpikir-out-of-the-box-eKUmgSbJV9.jpg UMKM Harus Berfikir Out of The Box. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa sebanyak 3,4 juta unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sudah masuk ke dalam sistem digital.

Pihaknya selalu percaya bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional ditengah pandemi ini, seperti halnya hari ini. Dirinya benar-benar mengapresiasi seluruh langkah yang telah ditempuh semua pihak untuk merealisasikan capaian target onboarding UMKM ke sektor digital.

Baca Juga: UMKM Diguyur Rp106 Triliun Selama Covid-19

"Hingga akhir November ini saya dilaporkan sebanyak 3,4 juta unit UMKM sudah masuk ke dalam sistem digital. Ini lebih besar dari harapan kami yang jumlahnya tembus 70% lebih tinggi daripada target yang telah kami tetapkan," ujar dia, dikutip dari Instagram Luhut, Senin (21/12/2020).

Baca Juga: Reshuffle Kabinet, UMKM Minta Pemerintah Jor-joran Belanja

Alih-alih membuatnya puas, Menko Luhut malah meminta mereka untuk menargetkan pada akhir tahun 2022 nanti target tersebut harus meningkat keangka 18,6 juta unit yang sudah onboarding.

"Untuk mewujudkan hal tersebut tahun depan kami akan berprioritas dalam peningkatan permintaan terhadap produk UMKM/IKM (Indonesia Artisanal) hingga peningkatan peran aktif para Pemerintah Daerah. Selain itu saya juga meminta peningkatan kualitas produk sehingga memperkuat posisi UMKM sebagai high value product, bukan hanya produk yang biasa saja untuk itu kita juga harus berani berpikir out of the box," ungkapnya.

Hal yang paling penting adalah UMKM nantinya akan masuk ke dalam katalog pengadaan pemerintah, untuk itu dia berharap agar LKPP segera menyiapkan pedoman bagi Kementerian dan Lembaga agar mereka siap menerima produk dari para pelaku UMKM setelah melalui proses kurasi.

"Pengalaman yang sering kita jumpai adalah kita selalu membuat konsep yang hebat namun lemah dalam eksekusinya. Dalam kesempatan rapat yang akan datang, saya meminta untuk disiapkan program yang sederhana agar mudah dieksekusi," jelas dia.

Di tahun 2021 Pemerintah juga merencanakan kembali untuk memberikan stimulus pada program ini sebesar Rp7,6 triliun sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional.

"Harapan Presiden agar UMKM dapat terus bergerak bersama dalam menumbuhkan ekonomi nasional rasanya akan terus menjadi tugas kita bersama, bukan hanya saya dan tim sebagai pemangku kebijakan namun juga masyarakat luas agar terus percaya kepada kemampuan produk lokal sehingga hal ini saya yakini dapat memotivasi produsen lokal agar terus berkembang dan berinovasi yang tujuan besarnya adalah menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini