Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpukul Covid-19, Indonesia Pol-polan Berjuang Agar Ekonomi Bangkit

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 23 Desember 2020 |06:34 WIB
Terpukul Covid-19, Indonesia Pol-polan Berjuang Agar Ekonomi Bangkit
Pergerakan Ekonomi Indonesia dari Awal Tahun hingga Masuk Jurang Resesi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

Dampak virus corona pada ekonomi kuartal I mulai terasa namun belum terlalu besar. Hingga pada akhirnya ekonomi Indonesia pada kuartal II tumbuh negatif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2020 mencapai minus 5,32%. Minusnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah diprediksi banyak pihak imbas dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Sejak pengumuman ekonomi kuartal II, ancaman resesi mulai menghantui Indonesia. Resesi merupakan siklus dari perekonomian kita. Di mana ukuran ekonomi dihitung berdasarkan seberapa besar output atau produksi yang dihasilkan dalam satu tahun. Resesi itu terjadi ketika ekonomi tumbuh negatif dan berlangsung dua triwulan berturut-turut.

Indonesia Tidak Sendiri

Demi menghindari stempel resesi, pemerintah menyiapkam sejumlah strategi agar ekonomi kuartal berikutnya tidak jatuh terlalu dalam. Mulai dari deretan bansos, BLT, insentif industri hingga pajak dikeluarkan agar kejatuhan ekonomi tak makin dalam.

Disayangkan upaya pemerintah tak cukup menahan beban ekonomi. Pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2020 masih minus. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal III minus 3,94%. Lalu akhirnya Indonesia mendapat stempel resesi, setelah mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut. Pada kuartal III-2020, ekonomi terkontraksi 3,49% dan kuartal II minus 5,32%.

Perlu diketahui, Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengalami resesi. Setidaknya ada puluhan negara yang ekonominya tumbuh minus dan harus menghadapi resesi. Mengutip data dari Express, (27/8/2020), diungkap daftar negara yang saat ini mengalami resesi. Di antaranya Austria, Belgia, Kanada, Denmark, Estonia, Finlandia, Hungaria, Irlandia.

Kemudian Latvia, Lithuania, Mexico, Belanda, Norwegia, Romania dan Rusia. Dari data tersebut total ada 15 negara baru yang masuk dalam daftar resesi ekonomi akibat Covid-19.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement