Menkes Budi Sadikin Finalisasi Pemesanan 50 Juta Vaksin Pfizer dan AstraZeneca

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335895 menkes-budi-sadikin-finalisasi-pemesanan-50-juta-vaksin-pfizer-dan-astrazeneca-yIq9ws6vYN.jpg RI Jajaki Kesepakatan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Indonesia sedang berjuang menurunkan angka kasus penyebaran pandemi Covid-19. Salah satunya melakukan negosiasi dengan perusahaan pembuat vaksin.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya sedang menyelesaikan tahapan perundingan untuk mendapatkan 50 juta dosis vaksin virus corona dari obat Pfizer dan AstraZeneca. Kini, diharapkan sebelum akhir tahun kesepatakan dengan AstraZeneca telah selesai dan pada minggu pertama Januari dengan Pfizer.

Baca Juga: RI Siapkan 371 Juta Vaksin Covid-19 Berbagai Merek hingga 2022, Ini Daftarnya

Dia menjelaskan ada sekira 1,3 juta petugas kesehatan akan mendapatkan prioritas untuk mendapatkan vaksin tersebut.

"Mereka adalah kelompok orang terpenting dalam pertempuran kami melawan pandemi," kata Budi seperti dilansir dari Reuteurs, Selasa (29/12/2020).

Negara terpadat keempat di dunia ini tengah berjuang untuk menahan virus corona. Saat ini tercatat ada hampir 720.000 kasus yang dikonfirmasi dan 21.500 kematian, di antara penghitungan tertinggi di Asia.

Pekerja medis akan diikutsertakan dalam gelombang pertama vaksinasi antara Januari dan April, bersama dengan pegawai negeri. Gelombang kedua akan mencakup mereka yang berada di area zona merah infeksi.

Sementara negara-negara lain telah memvaksinasi lansia terlebih dahulu, Indonesia mengatakan bahwa setelah petugas kesehatan dan pegawai negeri, mereka yang berusia antara 18 dan 59 akan menjadi yang berikutnya dalam upaya untuk melindungi populasi pekerja.

Baca Juga: Ditawari Alat Deteksi Covid-19 GeNose, Begini Kata KAI

Sekretaris Perusahaan Produsen Obat PT Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan strategi tersebut akan memungkinkan Indonesia mencapai kekebalan kawanan.

“Jika kekebalan kelompok tercapai, siapa pun yang berusia di bawah 18 tahun ke atas 59 tahun semoga bisa terlindungi juga,” ujarnya.

Secara total, Indonesia telah mendapatkan 329 juta dosis vaksin, termasuk sekitar 125 juta dari Sinovac China, 50 juta dari Novavax dan 54 juta dari program vaksin global COVAX.

Vaksin AstraZeneca diharapkan tiba pada kuartal kedua 2021 dan Pfizer pada kuartal ketiga. Kedua perusahaan tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini