SKK Migas Pede Kinerja Permigasan RI Berjalan Baik di 2021

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 31 Desember 2020 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 320 2337028 skk-migas-pede-kinerja-permigasan-ri-berjalan-baik-di-2021-GlX6IAvKEs.jpg Minyak Mentah (Shutterstock)

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) optimis kinerja di sektor migas dan energi Indonesia pada 2021 berjalan baik. Itu karena adanya upaya untuk merealisasikan program yang sudah menjadi target pemerintah pada 2021.

Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman menyebut, dalam menyambut tahun 2021, pihaknya telah selesai menyusun program kerja dan anggaran bersama KKKS guna mencapai target pemerintah.

 Baca juga: SKK migas Memberikan 18 Penghargaan kepada Industri Hulu Migas

“Kita ketahui target lifting minyak yang telah ditetapkan tidak berubah dari tahun ini yaitu 705 ribu BOPD, untuk memastikan tidak terjadinya penurunan produksi maka SKK Migas berupaya untuk melaksanakan kegiatan yang masif, agresif dan efisien. Kami juga bertekad, tahun 2021 no decline produksi migas nasional,"ujar Fatar dalam rangkaian acara virtual Hulu Migas Menyambut 2021, Kamis (31/12/2020).

SKK Migas menargetkan akan melakukan 616 kegiatan sumur pengembangan, jumlah ini meningkat 144 persen dari realisasi kegiatan serupa di tahun 2020. Untuk kegiatan workover ditargetkan sebanyak 615 sumur dan well service juga meningkat menjadi 26.431 sumur.

 Baca juga: Pertamina Hulu MahakamTerbitkan Kontrak Baru Pengadaan Jack-up Rig Senilai USD96 Juta

Untuk peningkatan produksi, SKK Migas dan KKKS juga melakukan serangkaian kegiatan untuk mengawal target jangka menengah dan panjang demi mengejar visi produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD gas di 2030. Di mana, kegiatan eksplorasi tetap menjadi fokus utama SKK Migas,

"Tahun depan kami akan melakukan pengeboran 43 sumur eksplorasi, survei seismik 2D sepanjang 3.569 km, survei seismik 3D seluas 1.549 km2, seismik vibroseis 2D sepanjang 1.000 km, full tensor gravity (FTG) open area di wilayah Papua sepanjang 67.500 km, dan pseudo 3D seismic open area sepanjang 270.000 km yang menjadikannya salah satu yang terpanjang di Asia Pasifik,” ujarnya.

Tidak hanya memaparkan hasil kinerja 2020 dan target SKK Migas 2021, dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan POD WK Sakakemang kepada KKKS Repsol Indonesia, peresmian tajak sumur perdana 2021 oleh KKKS Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako, Pertamina Hulu, dan peresmian 12 proyek hulu migas yang akan dilakukan tahun 2021. Dalam hal ini, pencanangan diwakili oleh KKKS SAKA Indonesia Pangkah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini