Menurut laporan CNN, pada tahun fiskal 2020 ini Amerika mengimpor minyak kelapa sawit mentah dari Malaysia yang bernilai USD410 juta.
“Minyak kelapa sawit adalah bahan utama dalam banyak produk yang dibeli dan digunakan para konsumen Amerika. Saya kira penting bagi manufaktur dan para importir untuk mengetahui lokasi di mana ada risiko kerja paksa yang lebih tinggi,” ujar Direktur Direktorat Penegakan Hukum Perbaikan Perdagangan CPB Ana Hinojosa.
Sime Darby Plantation belum memberi tanggapan atas pengumuman itu. Ini adalah perusahaan ketiga di Malaysia yang dikenai larangan impor karena dugaan kerja paksa.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.