Frustasi soal Benih Lobster, Susi Pudjiastuti: Hanya Ibu Mega yang Bisa Menghentikan Semua

Djairan, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 320 2340674 frustasi-soal-benih-lobster-susi-pudjiastuti-hanya-ibu-mega-yang-bisa-menghentikan-semua-cPCN2531tK.JPG Susi Senang dengan Pernyataan Megawati (Foto: Instagram)

JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengaku senang mendengar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri angkat bicara soal kekayaan laut Indonesia.

Seperti diberitakan, Megawati menyinggung soal benih lobster atau benur dalam diskusi daring DPP PDI Perjuangan, Kamis (7/1/2021). Megawati mengaku prihatin atas potensi benur dan kekayaan laut yang diacak-acak hanya demi keuntungan materi.

Baca Juga: Gaya Rambut Baru Susi Pudjiastuti Bikin Salfok, Netizen: Terlihat Lebih Muda Bu! 

Mendengar hal itu, Susi menyampaikan terima kasih atas perhatian Megawati tersebut. Dia mengaku telah lama menanti suara dari presiden ke-5 Indonesia itu perihal kekayaan laut.

“Terimakasih akhirnya ibu bersuara, sudah satu tahun Susi tunggu, Susi sendiri, Susi frustasi jaga lautan untuk masa depan generasi yang akan datang,” ujar Susi mmelalui akun Twitter @susipudjiastuti, Kamis (7/1/2021).

 Twitter Susi

Merasa tak memiliki power dalam menyuarakan pengelolaan kekayaan laut, Susi menyebut Megawati lah sosok yang dapat menghentikan eksplorasi laut yang tak memerhatikan risiko.

“Sekarang hanya ibu, ibu Mega yang bisa menghentikan semua yang telah rusak dalam satu tahun terakhir. Hari ini indah untuk susi,” ujarnya.

Seperti diketahui, selama menjabat Menteri KKP Susi melarang keras ekspor benur. Kini, dia mengaku sedih melihat perubahan kebijakan yang membuat potensi kekayaan laut dilepas begitu saja.

"Hari ini sangatlah Indah. Saya menangis karena sukacita. Ibu Mega akhirnya bersuara, terimakasih sekali lagi Ibu. Ibu bicara tentang hal ini saya yakin Ibu akan menjaganya .. Hanya Ibu yg bisa menjaga lautan dari Cantrang, trawl, dinamit fishing, pencurian ikan. Ibu kawani susi," tulis Susi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini