Pengaduan Konsumen Masih Rendah, YLKI Minta Pengusaha Permudah Layanan Aduan

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 320 2341079 pengaduan-konsumen-masih-rendah-ylki-minta-pengusaha-permudah-layanan-aduan-Yo4ezp5v7R.jpg Ritel (Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengungkapkan bahwa Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) masih berada di level 40,41. Dengan capain ini menggambarkan rendahnya partisipasi konsumen untuk pengaduan.

"Bahwa indeks keberdayaan konsumen masih menengah lah ya, masih so so kalau di lihat skornya baru 41,40," kata dia dalam konferensi persnya, Jumat (8/1/2021).

 Baca juga: 3.692 Pengaduan Konsumen Selama 2020, Banyak Ngadu Jasa Keuangan

Ia menjelaskan bahwa pada level tersebut, artinya konsumen Indonesia masih berada di tahap mampu. Padahal, untuk mengangkat martabat konsumen Indonesia level mampu dinilai masih belum cukup.

"Di atas mampu itu ada level kritis dan berdaya yang nilai skornya tinggi. kita masih kalah dibandingkan dengan negara maju," terangnya.

 Baca juga: Pengaduan Konsumen 2 Sektor Ini Naik Tajam Selama Covid-19

Untuk itu, Ia menambahkan, YLKI berharap baik pemerintah maupun pelaku usaha swasta agar dapat memperbanyak dan mempermudah kanal pelayanan pengaduan bagi konsumen. Sehingga level IKK Indonesia bisa meningkat.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini