Naik Turun Bisnis Sheldon Adelson hingga Jadi Las Vegas Sands

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 08:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 455 2343484 naik-turun-bisnis-sheldon-adelson-hingga-jadi-las-vegas-sands-E898bwCsHK.jpg Sheldon Adelson (Reuters)

JAKARTA - Chairman & CEO Las Vegas Sands Sheldon Adelson tutup usia di umur 87 tahun pada Senin 11 Januari 2021. Raja Judi asal Amerika Serikat tersebut tutup usia setelah melawan kanker yang dideritanya.

Dilansir dari berbagai sumber Rabu (13/1/2021), Adelson pertama kali mendapat jackpot pada 1995, ketika dia berusia 61. Ketika itu pula dia sedang menjalankan perusahaan Computer Dealers' Exhibition (Comdex), salah satu pertunjukan perdagangan terbesar di Las Vegas.

 Baca juga: Sheldon Adelson, 'Raja' Kasino Las Vegas Meninggal Dunia

Kemudian, pria kelahiran 1 Agustus 1933 itu pun memutuskan untuk menjual perusahannya kepada Softbank Jepang senilai USD860 juta atau setara Rp11,932 triliun (mengacu kurs Rp13.875 per USD) dan menggunakan uang tunai untuk melakukan pembelian Sands Casino.

Selanjutnya, dengan cepat dia menghancurkan gedung yang baru dibelinya itu dan membangun Venetian Casino Resort dan Sands Expo Convention Center.

 Baca juga: Elon Musk Kalahkan Jeff Bezos Jadi Orang Terkaya Dunia

Pada 2004, setelah berhasil terus melakukan ekspansi, dia pun dinobatkan oleh publik menjadi Las Vegas Sands.

Adelson, yang merupakan mantan wartawan dan broker properti merupakan putra dari pasangan imigran Ukraina Yahudi ini. Dia pernah mengalami masalah keuangan selama krisis keuangan yang terjadi pada 2008.

Dia dilaporkan kehilangan USD25 miliar atau setara Rp346,875 triliun dan perlu meningkatkan neraca perusahaannya dengan uang tunainya sendiri senilai USD1 miliar atau sekira Rp13,875 triliun.

Meskipun perusahaannya pernah kembali masuk dalam keadaan terburuk pada 2015, di mana ketika itu saham perusahaan anjlok 25 persen selama setahun, namun kekayaannya telah pulih dari hari-hari gelap krisis keuangan 2008 dan sekarang mempunyai kekayaan bersih USD23 miliar atau setara Rp319,125 triliun.

Pria yang tercatat memiliki 13 pesawat jet pribadi ini adalah pendukung setia Partai Republik. Dia terkenal pernah menyumbangkan puluhan juta dolar untuk calon masa lalu seperti Newt Gingrich dan Mitt Romney.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini