Dolar AS Kian Menguat, Ini Faktor Penyebabnya

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 320 2345374 dolar-as-kian-menguat-ini-faktor-penyebabnya-QrJCHugHoE.jpg Dolar AS Menguat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Indeks Dolar AS naik dan mencapai level tertinggi dalam empat minggu terhadap sekeranjang mata uang. Menguatnya dolar karena data pandemi Covid-19 mendorong permintaan untuk mata uang safe-haven.

Departemen Perdagangan melaporkan penjualan ritel AS turun pada Desember di tengah banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan. Hal ini pun memperbarui langkah-langkah memperlambat penyebaran Covid-19 dan menjadi bukti bahwa kecepatan pemilihan ekonomi berkurang.

Baca Juga: Dolar Tergelincir Imbas Bos The Fed Tidak Menaikan Suku Bunga Dalam Waktu Dekat

Data yang lemah tersebut menyeret imbal hasil Treasury AS lebih rendah dan saham AS jatuh karena investor berbalik menghindari risiko.

“Setelah semua optimisme mengenai vaksin, sekarang hidup kita dalam kenyataan peluncuran (vaksin) yang sangat lambat. Ini sangat membebani aktivitas bisnis,” kata Pedagang Mata Uang Tempus Inc Juan Perez, dilansir dari Reuters, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga: Dolar Rebound Ditopang Imbal Hasil Obligasi AS

Indeks mata uang Dolar AS naik 0,56% ke level 90,773 atau menjadi capaian mingguan terbaiknya dalam 11 minggu.

Adapun rebound dolar dari posisi terendah tiga tahun dimulai pada minggu lalu. Dolar memiliki lebih banyak ruang untuk dijalankan jika keadaan ekonomi memburuk, tetapi prospek jangka panjang mata uang tetap lemah.

Data pada Jumat juga menunjukkan harga produsen AS naik secara moderat selama Desember. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan inflasi yang diantisipasi dalam beberapa bulan mendatang mungkin tidak akan mengkhawatirkan.

Sementara itu, meningkatnya infeksi virus corona menekan perekonomia. Di mana Prancis memperketat kontrol perbatasan Covid-19 dan memberlakukan jam malam.

Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel mengaku ingin segera mengambil tindakan cepat dalam melawan penyebaran varian virus, setelah negeranya mencatat jumlah kematian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini