Hampir Rp6.000 Triliun, Utang RI Dinilai Mengkhawatirkan

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Minggu 17 Januari 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 320 2345604 hampir-rp6-000-triliun-utang-ri-dinilai-mengkhawatirkan-3LbBzl4IbM.jpeg Utang Luar Negeri Indonesia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir November 2020 mencapai USD416,6 Miliar atau setara Rp5.853 triliun (kurs Rp14.050 per USD). Hal ini disebabkan oleh peningkatan penarikan neto ULN Pemerintah.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai, besaran ULN Indonesia saat ini cukup mengkhawatirkan. Hal ini karena nantinya utang tersebut akan terus menumpuk beserta dengan bungannya.

"Sementara kondisi utang pemerintah sendiri cukup mengkhawatirkan karena pemerintah membayar USD1,1 miliar per November 2020 yang terdiri dari pokok utang dan bunga utang," kata Bhima kepada Okezone.

Dia cukup menyayangkan jumlah ULN yang terus membengkak itu, tidak diimbangi dengan penerimaan valuta asing (valas). Tercatat debt to service ratio atau DSR secara tahunan masih relatif tinggi yakni 47%.

Menurutnya, angka tersebut masih jauh berada diatas rata-rata normal DSR pada negara berkembang.

Baca Selengkapnya: Waspada! Utang Luar RI Dinilai Mengkhawatirkan

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini