Proyek Infrastruktur Dibiayai Surat Utang, Sri Mulyani: Jangan Dikorupsi

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 20 Januari 2021 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 320 2347577 proyek-infrastruktur-dibiayai-surat-utang-sri-mulyani-jangan-dikorupsi-CyYtrycKEE.jpeg Infrastruktur (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) telah membiayai proyek infrastruktur pada 8 Kementerian dan lembaga.

Baca juga: Menteri Basuki Targetkan Serapan Anggaran Capai Rp14 Triliun Bulan Ini

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan surat berharga syariah negara adalah sebuah instrumen pembiayaan. Adapun, pembiayaan dalam suasana pandemi makin dibutuhkan diversifikasi untuk APBN .

"Kita minta APBN ini jangan dalam suasana tekanan cukup berat," Kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (20/1/2021).

Baca juga; Sah, di Depan Jokowi 982 Paket Proyek Infrastruktur Rp12,5 Triliun Diteken

Oleh karena itu dengan kerja sama bersama seluruh Kementerian dan Lembaga apabila kualitas proyek baik dan berikan dampak sosial ekonomi dan financial yang baik, maka surat berharga syariah negara ini merupakan utang negara jadi bisa bermanfaat maksimal.

"Ini bisa dikembalikan lagi dengan manfaat jauh lebih besar dari biaya yang harus dikeluarkan," katanya.

Dia minta ada tanggung jawab bersama sehingga harus menjaga supaya proyek2 yang dibiayai oleh surat berharga syariah negara tidak dikorupsikan.

"Kita bisa dijaga tata kelola, akuntabilitas dan tidak ada korupsi dalam proyek," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini