Pembiayaan Infrastruktur Lewat Utang Syariah Rp27,57 Triliun, Gedung Nikah Bakal Direnovasi

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 20 Januari 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 470 2347547 pembiayaan-infrastruktur-lewat-utang-syariah-rp27-57-triliun-gedung-nikah-bakal-direnovasi-b8ryp2x2Y8.jpg Infrastruktur (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat alokasi pembiayaan infrastruktur Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di 2021 sebesar Rp27,57 triliun.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan jumlah proyek mencapai 847 proyek yang tersebar di 11 kementerian lembaga dan 34 provinsi.

"Untuk tahun 2021 ini kalau proyek infrastruktur SBSN adalah sebesar Rp27,57 triliun," kata dia dalam acara Forum Kebijakan Pembiayaan Proyek Infrastruktur Melalui SBSN di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Bangun Infrastruktur Lewat Utang Rp14,76 Triliun, Ini Daftarnya 

Lanjutnya, alokasi tersebut sebanyak 40 proyek infrastruktur transportasi darat, laut, dan udara pada Kementerian Perhubungan senilai Rp5,66 triliun, 148 proyek infrastruktur jalan dan jembatan pada Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR senilai Rp10,53 triliun, dan 69 proyek infrastruktur pengendalian banjir dan lahar pengelolaan bendungan dan embung serta pengelolaan irigasi dan drainase utama perkotaan pada Ditjen SDA Kementerian PUPR senilai Rp4,23 triliun.

"Kami telah melakukan berbagai inisiatif dan kegiatan, untuk mendorong kinerja dan kualitas proyek SBSN 2020," tandasnya.

Kemudian, 135 proyek pembangunan gedung balai nikah dan manasik haji di Ditjen Bimas Islam Kemenag senilai Rp200 miliar dan tiga proyek pembangunan Taman Nasional, satu pembangunan laboratorium lapangan dan satu pembangunan SMK kehutanan di Kementerian LKH senilai Rp181,89 miliar.

Selanjutnya 19 proyek pembangunan gedung perguruan tinggi di Kemendikbud senilai Rp1,55 triliun, tujuh proyek pembangunan laboratorium di LIPI senilai Rp659 miliar, satu proyek pembangunan fasilitas stasiun bumi di LAPAN senilai Rp90 miliar, 61 proyek pembangunan perumahan di Kemenhan senilai Rp964 miliar, 30 proyek pembangunan perumahan di Polri senilai Rp199 miliar, satu proyek pembangunan bul treatment unit di Kementan senilai Rp19,2 miliar, dan satu proyek pembangunan laboratorium di BATAN senilai Rp124 miliar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini