Menkes Terima Banyak WA dari Konglomerat Indonesia, Ini Isinya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 320 2348301 menkes-terima-banyak-wa-dari-konglomerat-indonesia-ini-isinya-DKY7u4VCx2.jpg Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memberikan sinyal kepada perusahaan yang ingin melakukan vaksinasi mandiri. Namun, ada beberapa hal yang mesti diingat sebelum melakukan vaksin tersebut.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ada tiga hal yang harus dipahami betul oleh para konglomerat yang ingin membantu pemerintah melakukan vaksinasi di lingkungan perusahaannya.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Ditargetkan Selesai 15 Bulan

Pertama, vaksinasi bersifat sosialis bukan individualis. "Saya terima banyak WA dari para CEO, para konglomerat-konglomerat yang dulu jadi nasabah saya, mengenai vaksinasi mandiri. Sehebat apapun negara beli vaksin kalau orang lain di sekitar negaranya tidak divaksin dan tidak dibantu akan percuma. Karena kan ada pergerakan orang juga, jadi ada kemungkinan penularan tetap ada," ujar Budi dalam video virtual, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga: 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari 4 Produsen Siap Dikirim ke Indonesia

Lalu, pemerintah harus melakukan pengadaan vaksin berupaya melakukan dengan secepat-cepatnya dan semurah-murahnya untuk menjaga keuangan negara.

"Ini program sangat sosialis bukan program sangat Individualis," bebernya.

Dia berpesan kepada para konglomerat jangan sampai vaksinasi mandiri justru hanya membuat golongan kaya yang dapat lebih dulu.

"Jadi kalau teman-teman ada yang ingin membantu, boleh, tapi harus dipahami 3 hal itu. Satu ini sesuatu yang sifatnya harus terjadi di semua rakyat, nggak boleh sekelompok saja, karena nggak ada gunanya juga," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini