Rupiah Tertekan Dolar AS ke Level Rp14.025

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 320 2348858 rupiah-tertekan-dolar-as-ke-level-rp14-025-exr2HsjRUV.jpeg Rupiah Melemah terhadap Dolar AS. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Meski demikian, Rupiah masih berada di level Rp14.000-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (22/1/2021) pada pukul 09.17 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 25 poin atau 0,18% dan berada di level Rp14.025 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.992 hingga Rp14.025 per USD.

Baca Juga: Joe Biden Dilantik, Rupiah Berotot dan Dolar AS Lesu

Sementara, dalam yahoofinance mencatat Rupiah berada di level Rp14.0035 per USD. Di mana, dalam pergerakan harian Rp14.053-Rp14.035 per USD.

Sebelumnya, Indeks dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Kamis, karena investor mencari mata uang berimbal hasil lebih tinggi. Pasalnya, data ekonomi AS yang membaik dari perkiraan dan berlanjutnya optimisme terhadap paket stimulus penanganan Covid mendorong harapan pemulihan ekonomi AS.

Baca Juga: Rupiah Tertekan ke Level Rp14.065/USD

Data AS menunjukkan bahwa perekonomian secara perlahan-lahan mendapatkan daya tarik, dengan klaim pengangguran yang sedikit dari perkiraan. Kemudian data pembangunan perumahan optimis dan indeks industei yang lebih tinggi untuk kawasan Atlantik tengah.

"Di seluruh pasar aset, optimisme tentang pertumbuhan tinggi itu tepat. Kami melihat dolar melemah karena pertumbuhan global akan menjadi lebih baik, neraca perdagangan memburuk dan Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneternya yang mudah," ujar Manajer Portofolio plPendapatan Brandywine Global Investment Management, Anujeet Sareen, dilansir dari Reuters, Jumat (22/1/2021).

Dolar biasanya merugi terhadap rekan-rekan utamanya pada saat ekspansi global, ketika investor cenderung mengambil lebih banyak risiko. Indeks dolar pun turun 0,2% menjadi 90,19, setelah menyentuh level tertinggi dalam satu bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini