12 Modus Kapal Maling Ikan di Laut Indonesia

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 23 Januari 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 320 2349457 12-modus-kapal-maling-ikan-di-laut-indonesia-cpaXwz1LNb.jpg Pelaku Illegal Fishing (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono membeberkan 12 modus operandi yang dipakai oleh pelaku illegal fishing di Indonesia.

12 modus tersebut di antaranya tidak mendaratkan ikan di pulau pangkalan, pemalsuan dokumen kapal, registrasi kapal ganda, transhipment, mematikan VMS dan AIS, pelanggaran jalur penangkapan, mark down ukuran kapal, hingga penggunaan alat tangkap ikan terlarang.

Baca Juga: Menteri KKP: Natuna Rawan Ilegal Fishing, Jangan Kalah Sama Perampok 

Untuk itu, Trenggono mengajak para pemangku kepentingan di bidang maritim untuk bersinergi dalam menjaga sumber daya laut dari praktik illegal fishing yang masih saja terjadi hingga sekarang.

“Di tengah berbagai upaya visi Indonesia sebagai poros maritim dunia, kita masih melihat beberapa kegiatan pencurian terkait laut Indonesia yang masih terjadi melalui praktik-praktik Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing," katanya di Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

Trenggono berharap dapat memperluas kerja sama dengan para pemangku kepentingan di bidang maritim untuk melahirkan solusi-solusi lain dalam menjaga wilayah laut Indonesia, serta mendorong penerapan sanksi tegas bagi para pelaku maupun pihak yang mengambil keuntungan dari praktik illegal fishing pada wilayah perairan.

Melindungi laut beserta sumber daya di dalamnya, menurut Menteri Trenggono, berarti menjaga kedaulatan sekaligus sebagai upaya mewujudkan pertumbuhan industri kelautan dan perikanan dalam negeri. Di samping itu, langkah ini bagian dari usaha menjamin ketahanan pangan khususnya yang mengandung protein.

“Tiba saatnya bagi kita untuk menjaga seluruh kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia berkelanjutan. Sudah saatnya kita melakukan langkah strategis suatu kebijakan untuk membangun kekuatan pertahanan guna mengamankan wilayah laut Indonesia yang begitu luas dan sangat kaya, mewujudkan pertumbuhan industri ekonomi kelautan yang berdaya saing tinggi, dan memastikan tercapainya ketahanan pangan, terutama sumber protein dari ikan. Tugas kita bersama untuk mencari solusi komprehensif terhadap pencegahan praktik-praktik lainnya,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini