Cari Harta Karun Migas, RI Bakal Gandeng Perusahaan Raksasa Italia

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 320 2352331 cari-harta-karun-migas-ri-bakal-gandeng-perusahaan-raksasa-italia-Uj2AJYB7aD.jpg Kilang (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, besaran cadangan saat ini dengan tingkat produksi minyak Indones‎ia tinggal 9,22 tahun. Sedangkan cadangan gas masih 21,86 tahun.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengatakan bahwa salah cara untuk mengatasi hal itu diperlukan ekplorasi ke daerah yang belum terjamah. Namun sayangnya Indonesia belum memiliki teknologi yang canggih untuk menemukan lokasi cadang baru.

 Baca juga: Warning! Tak Lakukan Apa-Apa, Cadangan Migas Indonesia Habis

Untuk itu, pihaknya akan berkerja sama dengan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) raksasa Italia, ENI S.p.A, yang memiliki super computer.

"Ini teknologi super computer untuk melihat cadangan gas dan minyak dibawah tanah," katanya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (28/1/2021).

 Baca juga: Defisit Transaksi Berjalan Migas Bakal Melebar

Ia menjelaskan, Indonesia belum memiliki teknologi untuk menemukan cadangan minyak dan gas bumi baru. Untuk itu pemerintah berkerjasama dengan perusahaan Italia itu agar mengetahui lokasi cadangan energi tersebut.

"Salah satu kendala dalam menemukan cadangan energi baru yaitu teknologi. Untuk kita akan melakukan kerja sama ini" jelasnya

Ia menambahkan, teknologi yang dimiliki oleh Eni sangat dibutuhkan, sebab kondisi geografis lokasi sumber energi pada Indonesia timur berbeda dengan barat. Seperti diketahui, pemerintah akan melakukan eksplorasi ke daerah Indonesia timur.

"Teknologi yang dimiliki ENI, super komputernya bisa menemukan lokasi cadang energi baik minyak dan gas bumi secara empat dimensi. Ini yang kita butuhkan" terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini