Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar di Depok Viral, Gunakan Sistem Barter dan Bayar Pakai Dinar

Alya Ramadhanti , Jurnalis-Sabtu, 30 Januari 2021 |04:05 WIB
Pasar di Depok Viral, Gunakan Sistem Barter dan Bayar Pakai Dinar
Pasar Tradisional (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Pada sebuah video yang diunggah sebuah youtube atas nama channel Kanal Anak Bangsa Tv, menayangkan Rudi S Kamri mengatakan dari literasi yang dia dapat bahwa di Kota Depok ada Pasar Muamalah. Keberadaan pasar kini menjadi perbincangan, lantaran ada yang mengaitkan keberadaannya dengan munculnya khilafah di Depok.

“Saya buka-buka referensi, di Depok ini sudah 10 tahun ada Pasar Muamalah, transaksinya sistem khilafah,” kata Rudi.

Namun ketika MNC Portal Indonesia mendatangi lokasi di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji itu hanya ada beberapa ruko saja. Penjual di sana berasal dari mana saja. Karena tidak ada syarat khusus dan uang sewa untuk berjualan.

Di Pasar Muamalah itu dijual aneka kebutuhan. Mulai dari madu hingga sembako. Untuk madu yang dijualnya sendiri terdiri dari jenis akasia, trigona dan lainnya. Pasar tersebut biasanya hadir tiap hari Minggu namun tidak tetap.

Informasi yang didapat di lokasi, Pasar Muamalah itu memang ada. Transaksi di sana memang menggunakan emas dan perak. Namun ternyata para penjual di sana juga menerima Rupiah sebagai alat tukar transaksi. Bahkan jika memang ada orang yang tidak punya uang maka bisa dilakukan dengan sistem barter.

Hal itu pun dibenarkan oleh Anto salah satu pedagang di komunitas tersebut. Menurutnya sistem barter masih mereka gunakan untuk transaksi. Sedangkan untuk uang dirham pun juga bisa digunakan. Untuk madu yang dia jual misalnya dipatok harga 2 dirham atau setara Rp 150ribu.

Baca selengkapnya: Viral Pasar Muamalah, Bayar Bisa Pakai Dinar hingga Barter Beras

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement