Kenaikan Tarif Tol Bisa Ditunda, Asal.

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 04:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 320 2353138 kenaikan-tarif-tol-bisa-ditunda-asal-MQAqTf13O1.jpg Jalan Tol. (Foto: Antara)

JAKARTA – Di awal 2021 beberapa ruas jalan tol mengalami kenaikan atau penyesuaian tarif secara serentak. Hal ini mendapatkan banyak respons dari masyarakat yang meminta agar kenaikan tarif tol untuk ditunda, mengingat masih dalam masa pandemi, di mana masyarakat banyak yang mengalami kesulitan secara ekonomi.

Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin mengatakan, penundaan kenaikan tarif tol bisa saja dilakukan penundaan. Namun dengan syarat Standar Pelayanan Minimal (SPM) dari jalan tol tersebut tidak bisa dipenuhi oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

“Penundaan penyesuaian tarif hanya bisa kalau SPM-nya tidak terpenuhi. Itu saja klausulnya,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (29/1/2021).

Jika mengacu pada Peraturan Menteri PU No. 392/PRT/M/2005, standar pelayanan minimum jalan tol dapat diukur dari beberapa unsur. Seperti, kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan dan pertolongan pertama.

Pertama, kondisi jalan dinilai dari kekesatan, ketidakrataan dan tidak ada lubang. Sementara itu syarat dari kecepatan tempuh, besaran tolok ukur dibedakan untuk jalan tol dalam kota dan jalan tol luar kota.

Kedua, untuk jalan tol dalam kota disyaratkan kecepatan tempuh rata-rata lebih dari atau sama dengan 1,6x jalan non tol. Sedangkan untuk jalan tol luar kota kecepatan tempuh rata-rata harus lebih dari atau sama dengan 1,8x jalan non tol.

Ketiga, indikator untuk aksesibilitas meliputi kecepatan transaksi dan jumlah gardu tol. Tolak ukur yang digunakan dibedakan untuk sistem transaksi terbuka dan sistem transaksi tertutup. Untuk sistem terbuka kecepatan transaksi harus kurang dari atau sama dengan 8 detik per kendaraan. Sedangkan pada gardu tertutup harus tidak lebih dari 7 detik per kendaraan di gardu masuk dan 11 detik per kendaraan pada gardu keluar.

Baca selengkapnya: Kenaikan Tarif Tol Bisa Ditunda tapi Ada Syaratnya

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini