Produksi Blok Cepu Turun, SKK Migas Bisa Apa?

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 320 2355861 produksi-blok-cepu-turun-skk-migas-bisa-apa-DTskh4yYzR.jpg Kilang Minyak. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)

JAKARTA - Produksi migas Blok Cepu akan mengalami penurunan mulai 2022 hingga 2030 mendatang. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pun menyiapkan strategi untuk menahan laju penurunan produksi tersebut.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, Blok Cepu memegang porsi nasional terbesar dalam produksi migas pada 2017 hingga 2021. Produksi minyak di Blok Cepu ditargetkan berkontribusi sebesar 30% dari total produksi minyak nasional di tahun 2021.

Baca Juga: Cari Harta Karun Migas, RI Bakal Gandeng Perusahaan Raksasa Italia

Adapun pemegang participating interest (PI) Blok Cepu antara lain Pertamina EP Cepu 45%, Exxonmobil Cepu Ltd 20,5%, Ampolex (Cepu) Pte.Ltd 24,5%, PT Sarana Patra Hulu Cepu, 1%, PT Asri Dharma Sejahtera 4,48%, PT Blora Patragas Hulu 2,18%, dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana 2,24%.

"Di tahun 2021, target produksi minyak dari Blok Cepu sebesar 219.860 barel per hari (bph) dan gas 55,16 juta MMSCFD," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Lantik 31 Pejabat KESDM, Menteri Arifin Singgung Smelter hingga Mobil Listrik

Dwi menuturkan, penurunan produksi di Blok Cepu terjadi secara alamiah yang disebabkan oleh turunnya tekanan reservoir.

"Blok Cepu ini masa PCS-nya tahun 2005 sampai tahun 2035. Jadi bagaimana kita menahan penurunan alamiah atau natural decline ini," ungkapnya.

Dia memaparkan, pihaknya memiliki strategi utama untuk menahan laju penurunan di Blok Cepu. Pertama, manajemen reservoir yang baik, yakni world class reservoir management. Kedua, monetisasi untreated gas.

Ketiga, optimasi pengembangan lapangan dan pengeboran sisipan. "Keempat, pengembangan formasi clastic dan terakhir pengembangan lapangan sekitarnya yaitu Cendana dan Alas Tua," jelasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini