Jack Ma Didepak dari Daftar Pengusaha China

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 08:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 455 2355528 jack-ma-didepak-dari-daftar-pengusaha-china-aiSuBP9TBG.jpg Jack Ma (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Nama Jack Ma erat kaitannya dengan perkembangan industri teknologi di negeri China. Kemajuan sektor tersebut di Negeri Tirai Bambu itu tentu tak lepas dari peran sebuah perusahaan bernama Group Holding Ltd.

Perseroan yang bergerak di bidang e-commerce itu kemajuannya bisa terbilang pesat. Alhasil, Founder Alibaba Jack Ma kini menjadi seorang miliarder di jajaran orang terkaya di dunia. Bisnisnya setiap harinya kian menggurita hingga menelurkan beberapa anak perusahaan.

Baca Juga: Zhong Shanshan, Miliarder Air Minum Kalahkan Kerajaan Bisnis Alibaba Milik Jack Ma

Yang terbaru, ada kabar yang mengejutkan yakni surat kabar dari China bernama Shanghai Securities News menghilangkan nama Jack Ma dari tokoh paling berpengaruh di industri teknologi. Dilansir dari Bloomberg, Rabu (3/2/2021), surat kabar tersebut lebih memilih mengangkat sosok CEO Tencent Holdings Ltd Pony Ma, CEO BYD Co. Wang Chuanfu, Founder Xiaomi Corp. Lei Jun dan CEO Huawei Technologies Co. Ren Zhengfei.

Ketidakhadiran Jack Ma menunjukkan bahwa Shanghai Securities News tak ingin mempublikasikan bisnis Jack Ma pada halaman depan korannya. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Ma sempat berseteru dengan Pemerintah China lantaran dia terlalu vokal dalam mengkritik kebijakan pemerintahnya.

Baca Juga: Jack Ma Kembali, Saham Alibaba Meroket

Dia sempat dikabarkan hilang dari peredaran publik sejak akhir tahun 2020 akibat dirinya terlalu komentarnya dinilai menyakiti Pemerintah China. Bahkan, regulator China pun menggagalkan rencana anak perusahaan Alibaba, Ant Group untuk melakukan IPO senilai USD35 miliar.

Meski begitu, Shanghai Securities News tetap memberikan porsi pemberitaan terhadap mantan guru bahasa Inggris tersebut yang terletak di bagian halaman belakang koran. Komentar ini menandakan Jack Ma telah kembali muncul ke permukaan.

"Satu generasi pengusaha China muncul dari struktur kaku sistem ekonomi lama kita dengan keinginan untuk keluar dari kemiskinan dan hasrat untuk mencapai ambisi bisnis. Mereka telah menghembuskan kehidupan baru ke dalam reformasi ekonomi China," tulis surat kabar tersebut, yang didukung oleh Kantor Berita resmi Xinhua.

Sebagai informasi, Beijing telah akan terus membatasi pertumbuhan kekuatan perusahaan teknologi swasta di hampir setiap aspek kehidupan China, seperti yang dicontohkan oleh layanan pesan WeChat Tencent di mana-mana. Saham Tencent dan Xiaomi naik lebih dari 2% pada hari Selasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini