Anggaran Kesehatan Naik Jadi Rp254 Triliun, untuk Apa Saja?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 320 2356634 anggaran-kesehatan-naik-jadi-rp254-triliun-untuk-apa-saja-aICcJw0kHd.jpg Tenaga Medis (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksikan anggaran kesehatan untuk tahun ini akan mengalami peningkatan hingga Rp254 triliun. Hal ini tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, di mana, awalnya anggaran kesehatan tahun ini dialokasikan sebesar Rp169 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan kenaikan alokasi anggaran ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam penanganan covid-19 di bidang kesehatan. Tambahan anggaran diharapkan bisa mencukupi kebutuhan yang sangat dinamis tahun ini.

Baca juga: Sedih, Serapan Insentif Sektor Kesehatan Baru 33,1%

"Dengan serangkaian kebutuhan kegiatan dan anggaran penanganan kesehatan, di awal 2021 pemerintah menambah kebutuhan anggaran yang signifikan dari awal Rp169 triliun menjadi kemungkinan bisa mencapai Rp254 triliun perhitungan kita di awal 2021 ini," kata Askolani dalam video virtual, Kamis (4/2/2021).

Lanjutnya, pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan anggaran penanganan covid yang cukup dinamis. Paling tidak tembahan kebutuhan anggaran ini diharapkan bisa digunakan untuk menangani pasien dan mendukung ketersediaan peralatan untuk penanganan covid-19.

 Baca juga: Tangani Covid-19, Duit Negara Masih Banyak?

"Ini sepenuhnya menjadi prioritas pemerintah sehingga kemudian untuk mendukung penanganan ini kita melakukan refocusing dan relokasi belanja banyak kementerian/lembaga (K/L) sampai 86 K/L untuk mendukung pendanaan di bidang kesehatan," bebernya.

Total anggaran kesehatan untuk 2021 ini sebelumnya sebesar Rp169,7 triliun setara 6,2 persen dari total belanja negara. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp60,5 triliun diantaranya akan digunakan untuk pengadaan vaksin dan penanganan covid-19 pada tahun ini.

"Anggaran kesehatan di dalamnya disampaikan, insentif nakes, santunan kematian, biaya vaksinasi nakes dan masyarakat, perawatan pasien, obat-obatan, biaya isolasi, 3T, dan pengadaan alkes. Ini satu kebutuhan pokok yang komplit, komprehensif didanai pemerintah berkolaborasi dengan pemda," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini