6 Fakta Pertumbuhan Ekonomi 2020 Minus 2,07%, RI Masih Resesi

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Sabtu 06 Februari 2021 04:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 320 2356956 6-fakta-pertumbuhan-ekonomi-2020-minus-2-07-ri-masih-resesi-FjcE2wEVgI.jpg Pertumbuhan Ekonomi RI 2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 2020 minus 2,07%. Perekonomian ini pun menjadi yang terparah sejak krisis 1998.

Berikut ini telah Okezone rangkum fakta-fakta mengenai pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada 2020, Jakarta, Sabtu (6/2/2021).

1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 minus 2,07% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara pada kuartal IV 2020 pertumbuhan ekonomi minus 2,19% secara tahunan (year on year/yoy).

Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, BPS: Masih Lebih Baik

“Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 terkontraksi 2,07%,” kata Ketua BPS Suhariyanto dalam konferensi pers.

2. Pertumbuhan Ekonomi Terburuk

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan angka ini menjadi catatan terburuk sejak kejadian krisis moneter 1998, 22 tahun lalu.

Sebagai informasi, krisis ekonomi berkepanjangan membawa ekonomi Indonesia pada 1998 mengalami kontraksi hingga 13,16%. Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) saat itu juga tembus Rp 16.650 dari yang awalnya Rp 2.000.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, Terparah sejak Krisis 1998

"Dengan demikian sejak 1998 untuk pertama kalinya pertumbuhan ekonomi alami kontraksi karena adanya krismon dan global, dan di 2020 minus 2,07% karena pandemi," kata Kepala BPS Suhariyanto.

3. Ekonomi Indonesia Resesi

Ekonomi Indonesia masih terjebak di jurang resesi setelah mengalami kontraksi selama tiga kuartal berturut-turut. Wabah virus covid-19 yang masih membelenggu seluruh negara di dunia menjadi biang kerok pelemahan ekonomi domestik.

4. BPS Yakin 2021 Lebih Baik

BPS ptimis ekonomi Indonesia masih tumbuh positif di 2021. Hal ini dikarenakan adanya program vaksinasi yang akan segera dilakukan pada tahun ini

"Tapi saya optimis ekonomi Indonesia masih akan lebih baik dibandingkan 2021," tandas Kepala BPS.

5. Kata Sri Mulyani

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sesuai perkiraan. Sri Mulyani mengatakan dalam prediksinya ekonomi Indonesia hanya minus 2,2%.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik akan segera mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 Jumat pekan ini.

"Kemenkeu yakin minus 1,7% hingga 2,2%," ujar Sri Mulyani.

6. Bank Dunia Revisi Ekonomi Indonesia di 2020

Bank Dunia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 menjadi -2,2% dari sebelumnya -1,6%. Revisi ke bawah ini mencerminkan pemulihan ekonomi yang lebih lemah dari perkirakan untuk kuartal ketiga dan sebagian kuartal keempat, akibat pembatasan mobilitas dan sosial yang masih harus diterapkan dengan terus meningkatnya angka kasus Covid-19.

"Dengan semakin stabilnya pembukaan kembali perekonomian pada tahun 2021 diikuti dengan pembukaan kembali dan berkurangnya pembatasan sosial hingga tahun 2022, pertumbuhan akan bangkit ke angka 4,4% pada tahun 2021," tulis laporan Bank Dunia di Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini