JAKARTA – Pemulihan ekonomi tahun ini mulai berjalan. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 akan membaik ke arah positif. Pemerintah menargetkan bahwa di tahun 2021, ekonomi Indonesia akan tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5,5%.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%, Terparah sejak Krisis 1998
"Kita berharap masih ada pertumbuhan positif di kuartal I 2021 juga, rangenya di 1,6% hingga 2,1%. Ini PR pemerintah juga untuk mendorong sektor konsumsi rumah tangga (RT) bisa tumbuh 1,3% hingga 1,8%," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Konsumsi pemerintah sendiri juga diharapkan bisa naik di kisaran 4 hingga 5%. Dia juga mencatat bahwa sektor investasi pun perlu pemulihan setelah terkontraksi secara di -4,1%.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Minus, Kecuali Sulawesi, Maluku dan Papua
"Pemerintah berharap investasi ini bisa berbalik arah di jalur positif. Ini masih prognosa di kisaran 3-4%. Mendorong ekspor dan impor juga jadi PR," terang Airlangga.
Dia mengatakan, hal karena ada lonjakan ekspor dan saat sekarang masalah teknis yang sedang dihadapi adalah kekurangan container. Airlangga menyebutkan bahwa pemerintah akan segera menangani masalah itu.
"Sehingga demand yang melonjak bisa diantisipasi, walau kita tahu kekurangan ini karena penurunan impor yang mendalam di -13,9%. Ekspor dan impor yang kurang berimbang menjadi PR yang harus diselesaikan pemerintah," pungkas Airlangga.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.