Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Game Changer agar Ekonomi RI Bisa Lari Kencang

Michelle Natalia , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2021 |15:35 WIB
3 <i>Game Changer</i> agar Ekonomi RI Bisa Lari Kencang
Dampak Covid-19 pada Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Ekonomi Indonesia diyakini bisa tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5,5% pada tahun ini, meski status saat ini masih terkontraksi akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendongkrak ekonomi Indonesia agar segera kembali tumbuh positif.

"Untuk memastikan hal ini, pemerintah menyiapkan 3 strategi utama untuk game changer," ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat(5/2/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga: Kita Melihat Sinyal Positif Pemulihan Ekonomi

Strategi pertamanya, mempertahankan daya beli masyarakat menengah kebawah dengan melanjutkan program perlindungan sosial, seperti program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, BLT dana desa, dan bansos lainnya. Pemerintah juga berkomitmen menjaga kelangsungan dunia usaha dengan memberikan dukungan pada UMKM dan korporasi, serta koperasi sebagai program prioritas.

"Pemerintah juga mendorong customer confidence dari kelompok menengah ke atas untuk berbelanja dengan percepatan penanganan Covid-19 dan agar masyarakat bisa belanja dari seluruh tingkatan, dengan vaksinasi untuk 182 juta penduduk tahun ini," tambah Airlangga.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Minus, Pencairan Bansos Tunai Dipercepat

Pemerintah juga mendorong kesediaan dari sarana prasarana, APD, dan mempersiapkan pembatasan kegiatan bersifat lokal. Kampanye 3M juga digerakkan dan ditegaskan, serta mengefektifkan 3T(Tracing, Testing, Treatment) karena ini dinilai bisa memitigasi meningkatnya angka kasus Covid-19.

"Secara aktif pemerintah melibatkan dari Satgas pusat sampai daerah sampai Babinsa, Babinkamtibmas, satpol PP dan pihak lainnya. Juga mendorong implementasi UU Cipta Kerja untuk game changer investasi jangka menengah dan panjang, juga mendorong UMKM membuat kegiatan lebih mudah dan menyerap lapangan kerja," tegasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement