JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 minus 2,07% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara pada kuartal IV 2020 pertumbuhan ekonomi minus 2,19% secara tahunan (year on year/yoy).
“Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 terkontraksi 2,07%,” kata Ketua BPS Suhariyanto.
Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi kuartal IV tahun 2020 diperkirakan minus 2,50% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat -3,49% yoy. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan terkontraksi ke kisaran -2,6% yoy dari kuartal sebelumnya -4,0% yoy.
"Meskipun konsumsi masih terkontraksi pada 4Q20, namun tidak sedalam kontraksi pada 2Q20," kata Josua.
Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan PSBB transisi di berbagai daerah di Indonesia yang mendorong peningkatan pada pergerakan masyarakat, meskipun situasinya belum kembali ke level normal.
Baca Selengkapnya: Breaking News: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07%
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.