3 Proyek Investasi Terminal Wisata Ini Digeber di Tengah Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 320 2359305 3-proyek-investasi-terminal-wisata-ini-digeber-di-tengah-covid-19-yA7a5BG4pm.jpg Infrastruktur (Foto: Okezone)

SURABAYA - PT Pelindo III (Persero) memprioritaskan peningkatan investasi dengan akselerasi proyek prioritas pada tahun ini.

Proyek tersebut yakni Terminal Multipurpose Labuan Bajo, Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) dan Terminal Gilimas. Situasi pandemi dimanfaatkan oleh Pelindo III menggenjot pembangunan.

"Terminal Multipurpose Labuan Bajo misalnya, sejak mulai dibangun awal Agustus 2020 perkembangan pembangunan pada tanggal 8 Februari 2021 mencapai 92%," kata Direktur Utama Pelindo III U Saefudin Noer dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: Bagi-Bagi Tugas, Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajo Dikebut 

Demikian halnya dengan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), saat ini beberapa fasilitas sudah tersedia seperti terminal penumpang internasional (Bali Cruise Terminal), daily cruise, termasuk revitalisai alur pelayaran dan kolam pelabuhan dari minus 9 meter LWS menjadi minus 12 meter LWS.

Adapun Pelindo III mencatat kinerja positif dalam aspek operasional kepelabuhanan selama tahun 2020. Salah satu kinerja yang berhasil melampaui target adalah arus petikemas.

Selama 2020 mencapai 5,08 juta TEUs atau 103 persen dari target. Hal itu dipengaruhi peningkatan laju perdagangan ekspor-impor dan perdagangan domestik sejak Juli 2020 di sejumlah pelabuhan di bawah Pelindo III. Hal ini, lanjut dia, menunjukkan, perekonomian Indonesia tetap tumbuh selama pandemi.

"Kunjungan kapal pada 2020 tercapai sebesar 284 juta gross tonnage (GT) atau 98%. Artinya, kegiatan distribusi barang menggunakan jalur laut tetap bergeliat di tengah pandemi Covid-19,” kata Saefudin.

Dari sisi arus barang, kinerja operasional Pelindo III selama 2020 tercatat sebanyak 65 juta ton atau 95% dari target. Barang kemasan mencapai 117% dari target, yaitu 2,7 juta M3. Arus distribusi gas tercapai 11,5 juta MMBTU atau 102% dari target.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini