Sriwijaya Air SJ 182 Tidak Lewati Area Awan yang Timbulkan Guncangan

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 320 2359905 sriwijaya-air-sj-182-tidak-lewati-area-awan-yang-timbulkan-guncangan-P9aXvWtOcg.jpg Pesawat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis laporan awal mengenai penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Salah satu yang diungkap adalah mengenai kondisi cuaca pada saat penerbangan.

Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo mengatakan, jalur penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 tidak melintasi awan signifikan. Hal tersebut terungkap dari data radar cuaca pukul 14.38 WIB dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Pergerakan pesawat menunjukkan pesawat ini tidak melalui area dengan awan signifikan," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/2/2021).

Baca Juga: Terungkap! Ini Kronologi dan Detik-Detik Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 

Menurut Nurcahyo, hal tersebut menunjukan jika jalur yang dilalui pesawat SJ-182 juga bukan area hujan. Tak hanya itu, jalur yang dilewati juga tidak melalui area in cloud turbulence atau turbulensi yang terjadi dalam awan yang signifikan.

"Dan bukan area awan hujan dan tidak di awan yang menimbulkan guncangan," ucapnya.

 

Sebagai informasi, Pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak terbang pada 9 Januari 2021. Pesawat dengan nomor penerbangan SJ-182 itu diawaki oleh 2 pilot, 4 awak kabin dan membawa 56 penumpang.

Pesawat terbang pada pukul 14.36 WIB dari Bandara Soekarno Hatta. Kemudian pada pukul. Pesawat SJ-182 itu hilang kontak dan dinyatakan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki beberapa menit setelahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini