Tol Cipali Ambles, Truk Gandeng Cs Dibatasi hingga 28 Maret

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 320 2360511 tol-cipali-ambles-truk-gandeng-cs-dibatasi-hingga-28-maret-zH1AW9DEhO.jpg Tol Cipali Amblas. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) amblas di KM 122 + 400 Arah Jakarta. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat pun menerbitkan Surat Edaran nomor SE.3/AJ.005/DRJD/2021 tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Masa Konstruksi Perbaikan Permukaan di Tol Cipali.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pembatasan operasional angkutan barang ini ditetapkan bagi mobil barang sumbu 3 atau lebih. Selain itu, pembatasan ini juga berlaku untuk mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandeng, serta mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian, tambang, dan bahan bangunan.

Baca Juga: Bayar Tol Tanpa Berhenti Ditargetkan Akhir 2023

“Pembatasan operasional angkutan barang berupa pengalihan arus lalu lintas ini berlaku pada jalan Tol Jakarta-Cikampek-Cikopo-Palimanan menuju ke jalan arteri. Pengalihan arus berlaku sejak Kamis, 11 Februari hingga Minggu, 28 Maret atau selama masa perbaikan jalan. Meski demikian pembatasan ini akan menyesuaikan kebijakan dari Polri,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (11/2/2021).

Bagi mobil barang dari arah barat ke arah timur akan dilakukan pengalihan mulai dari Simpang Susun Cikunir, Gerbang Tol Bekasi Barat, Gerbang Tol Bekasi Timur, Gerbang Tol Cikarang Barat dan akan diperketat di Gerbang Tol Cikampek/Cikopo. Kemudian diperkenankan masuk kembali di Gerbang Tol Palimanan.

Baca Juga: Tol Cipali Ambles, Kendaraan Berat Bakal Dibatasi

Budi juga memerintahkan Direktur Lalu Lintas Jalan dan Direktur Angkutan Jalan untuk melakukan pengawasan terhadap penerapan pembatasan operasional angkutan barang ini.

“Sementara bagi yang ke arah barat akan dilakukan pengalihan mobil barang ke jalan arteri pantura mulai dari Gerbang Tol Kendal dan diperketat di Gerbang Tol Palimanan IV dan masuk kembali di Gerbang Tol Cikampek atau Cikopo,” kata Budi

Sebagai informasi, melalui SE tersebut dituliskan juga bahwa beberapa instansi harus melakukan koordinasi terkait implementasi pembatasan operasional angkutan barang.

Beberapa instansi yang dimaksud mencakup Kepolisian Negara Republik Indonesia, Ditjen Hubdat, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Dinas Perhubungan Provinsi/ Kabupaten/Kota, juga Badan Usaha Jalan Tol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini