Jokowi Sebut Bendungan Tukul Perkuat Ketahanan Pangan dan Air

Antara, Jurnalis · Minggu 14 Februari 2021 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 320 2361779 jokowi-sebut-bendungan-tukul-perkuat-ketahanan-pangan-dan-air-qZOUDeip07.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meyakini Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur (Jatim), akan memperkuat ketahanan air dan ketahanan pangan untuk wilayah sekitarnya.

Saat meresmikan bendungan tersebut di Pacitan, Jatim, Minggu, Presiden Jokowi menuturkan bendungan tersebut dapat menyediakan 300 liter air per detik, dan memiliki kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik sehingga mampu mengairi 600 hektar sawah.

 Baca juga: Resmikan Bendungan Tukul, Jokowi: Bisa Bermanfaat Bagi 600 Ha Sawah

“Bendungan, sekali lagi memiliki peran sangat penting untuk pengendalian banjir, untuk mengairi sawah, air irigasi, dan juga penyediaan air baku,” ujar Presiden.

Presiden berpesan kepada pemerintah Provinsi Jatim dan pemerintah Kabupaten Pacitan untuk memanfaatkan semaksimal mungkin infrastruktur bendungan senilai Rp916 miliar itu agar memberikan nilai tambah bagi daerah setempat.

 Baca juga: Hari Ini, Presiden Jokowi Bakal Resmikan Bendungan Tukul

“(Agar) memberikan keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah, dan juga memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” ujar Jokowi.

Sejak 6 tahun lalu, Presiden memulai pembangunan sebanyak 65 bendungan di seluruh Tanah Air. Beberapa di antaranya sudah diresmikan, seperti Bendungan Raknamo di Nusa Tenggara Timur (NTT), bedungan Rotiklot di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bendungan Tanju di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemudian, Bendungan Mila di Nusa Tenggara Timur (NTB), Bendungan Tritip di Kalimantan Timur, Bendungan Gondang di Jawa Tengah, Bendungan Sei Gong di Kepulauan Riau, Bendungan Nipah di Jawa Timur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini