Direksi Ditetapkan, Erick Thohir Ungkap Target Pertama LPI

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2363243 direksi-ditetapkan-erick-thohir-ungkap-terget-pertama-lpi-BKQmZqYE9L.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan jajaran Direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA). Struktur organisasi LPI pun lengkap, dari Dewan Pengawas hingga Dewan Direksi.

Lembaga pengelola investasi itu pun ditargetkan pemerintah dalam waktu dekat akan segera beroperasi. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus anggota Dewas LPI, Erick Thohir menilai, LPI akan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Jadi CEO LPI, Ridha: Investor ke Indonesia Lebih Nyaman

Itu karena lembaga tersebut mampu membuka peningkatan potensi investasi. Tak hanya itu, LPI juga berpotensi besar bagi pembukaan lapangan kerja baru. Keberadaan LPI sendiri diperkuat oleh Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).

"Dengan Cipataker kita bahkan lakukan dengan terobosan yaitu salah satunya dengan INA, ini unik, di mana, kita bersama-sama negara tertarik akan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Erick Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Beberkan Tugas Dewas LPI

Saat ini pemerintah tetap fokus pada sejumlah projek pembanguanan yang diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan. Termasuk investasi langsung di bawah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Dengan tim yang sudah dibentuk, diharapkan secara perlahan tim bekerja untuk menggenjot pertumbuhan Indonesia ke depan. Bahkan, Mantan Bos Inter Milan itu meyakini pada 2022 nanti pertumbuhan ekonomi dalam negeri mulai terealisasikan.

"Alhamdullilah Indonesia negara kaya, Allah sudah kasih kita SDA yang luar biasa. Sekarang kita perlahan-lahan membentuk tim juga yang mulai mencari atau memberikan kesempatan agar ada pertumbuhan di Indonesia, (seperti) di negara lain seperti India dan China, ini kan middle class atau kalangan menegahnya tumbuh," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini