JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan jajaran Direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA). Struktur organisasi LPI pun lengkap, dari Dewan Pengawas hingga Dewan Direksi.
Lembaga pengelola investasi itu pun ditargetkan pemerintah dalam waktu dekat akan segera beroperasi. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus anggota Dewas LPI, Erick Thohir menilai, LPI akan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Jadi CEO LPI, Ridha: Investor ke Indonesia Lebih Nyaman
Itu karena lembaga tersebut mampu membuka peningkatan potensi investasi. Tak hanya itu, LPI juga berpotensi besar bagi pembukaan lapangan kerja baru. Keberadaan LPI sendiri diperkuat oleh Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker).
"Dengan Cipataker kita bahkan lakukan dengan terobosan yaitu salah satunya dengan INA, ini unik, di mana, kita bersama-sama negara tertarik akan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Erick Selasa (16/2/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Beberkan Tugas Dewas LPI
Saat ini pemerintah tetap fokus pada sejumlah projek pembanguanan yang diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan. Termasuk investasi langsung di bawah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).