Di Mabes TNI Cilangkap, Menko Perekonomian Apresiasi Dukungan TNI untuk PPKM Mikro

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 22:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2363279 di-mabes-tni-cilangkap-menko-perekonomian-apresiasi-dukungan-tni-untuk-ppkm-mikro-Wj2aEJSmb8.jpg Menko Airlangga Apresiasi Dukungan TNI dalam Kebijakan PPKM Mikro. (Foto: Okezone.com/Kemenko)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi dukungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam upaya menangani pandemi dan memulihkan ekonomi. Khususnya, keterlibatan TNI yang sangat sentral dalam menyukseskan program PPKM Mikro.

“Kami mengapresiasi dukungan TNI yang telah memberikan 30.219 pasukan dalam operasi PPKM Mikro di 7 Provinsi prioritas untuk periode 9 sampai dengan 22 Februari 2021,” ujarnya saat hadir dalam Rapat Pimpinan TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Selain itu, lanjut Airlangga, sebanyak 117 Rumah Sakit TNI di seluruh Indonesia menjadi bagian dari kesiapan pemerintah dan TNI dalam penanganan Covid-19. “Sehingga masyarakat yang membutuhkan perawatan dapat tertolong,” tambahnya.

Baca Juga: Luhut: Program PEN Telah Pekerjakan 10 Ribu Orang Terdampak Covid-19

Dalam melaksanakan PPKM Mikro, Pemerintah meminta keterlibatan aktif dan dukungan dari satgas pusat atau satgas daerah, Satpol PP, Bhanbinsar, Bhanbinkamtibmas, Aparat Bintara Pembina Desa, Pembina Potensi Maritim, dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara, dan lain-lain.

“Perlu adanya penegakan sosialisasi untuk melaksanakan 3M, 3T, serta membantu distribusi logistik di daerah Zona Merah berupa masker dan bantuan sosial (bansos),” tegasnya.

Baca Juga: Anggaran PEN Naik Jadi Rp688 Triliun, Berikut Rinciannya

Menko Perekonomian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) pun menegaskan, Pemerintah akan terus melakukan kerja sama dengan TNI maupun POLRI untuk memastikan penanganan Covid-19 dalam hal politik, hukum, dan keamanan.

Tak lupa, dia juga menerangkan bahwa perekonomian Indonesia diproyeksikan rebound pada tahun 2021 di kisaran 4,5-5,5%. Hal ini didukung oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor.

“Proyeksi ini sejalan dengan outlook beberapa lembaga internasional, seperti World Bank, OECD, ADB dan IMF,” tutur Airlangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini