PPKM Mikro Diperpanjang, Karyawan 50% WFH

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 320 2365440 ppkm-mikro-diperpanjang-karyawan-50-wfh-uiNnDb4M5h.jpg Work From Home (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Jawa dan Bali mulai dari 23 Februari 2021 hingga 8 Maret 2021. Perpanjangan ini merupakan yang pertama kali setelah diterapkan pada 9 Februari 2021.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto menjelaskan, ketentuan PPKM Mikro yang diterapkan yakni perkantoran 50% bekerja dari rumah, sementara instansi pemerintah mengikuti Surat Edaran MenpanRB.

Adapun kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan dengan sistem online, sektor esensial beroperasi 100% dengan protokol kesehatan, pusat perbelanjaan beroperasi sampai pukul 21.00 dengan protokol kesehatan, dine in maksimal 50% dengan protokol kesehatan, layanan delivery tetap diperbolehkan, sektor konstruksi beroperasi 100%, tempat ibadah 50%, fasilitas umum sementara dihentikan dan transportasi mengikuti kondisi di wilayah dan cakupannya 123 kab/kota sampai desa dan kelurahan di 7 provinsi Jawa-Bali.

 

“Dalam rentang waktu 5-17 Februari 2021 kasus aktif Covid-19 secara nasional turun -2,53% dan secara jumlah kasus aktif turun dari 176.672 ke 162.182. Kemudian, tingkat kesembuhan naik 2,56% menjadi 1.047.676 dan kematian turun -0,03% menjadi 33.788,” kata Airlangga dalam video conference, Sabtu (20/2/2021).

Selain itu, kasus aktif dalam dua minggu terakhir juga terjadi penurunan di berbagai provinsi, seperti di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, DI Yogyakarta dan Jawa Timur Kemudian, kalau terjadi juga penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) turun di tujuh provinsi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Selengkapnya: PPKM Mikro Diperpanjang, Perkantoran 50% WFH

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini