4. Menghemat Biaya Produksi
Untuk mengendalikan hama dan penyakit pada kebun organik, bisa menanam beberapa jenis tanaman yang tidak disukai hama, seperti bawang dan cabai. Bisa juga menggunakan daun serai yang ditumbuk dan diikatkan di sekeliling tanaman. Selain itu bisa juga dilakukan secara mekanis, mengambil langsung serangga yang menganggu. Selain produk lebih sehat, biaya produksinya juga murah, terutama saat penggunaan pupuk.
5. Menjaga Kualitas Rasa Sayuran
Keuntungan mengonsumsi produk organik adalah bisa mengurangi racun dan asupan makanan yang masuk bisa menyehatkan tubuh. Rasa produk organik pun lebih enak dibandingkan dengan sayur yang ditanam secara konvensional. Contohnya wortel, bayam dan kangkung organik, rasanya akan lebih renyah, manis, dan tahan lama.
6. Budidaya Tanaman Porang
Cara budidaya tanaman porang tidak begitu sulit. Oleh karena itu, tak heran jika dalam beberapa waktu belakangan popularitas tanaman porang kian meningkat.
Bahkan tanaman porang pun banyak diminati juga di pasar ekspor ke beberapa negara Asia dan Australia.
7. Ada 10 Tanaman Hias Paling Menguntungkan
Selain budidaya tanaman hidrophonik, juga bisnis tanaman hias bisa menjadi salah satu hal yang menguntungkan. Ada beberapa contoh tanaman hias yang viral dan menghasilkan cuan.
Pertama adaah Monstera, tanaman hias ini kabarnya punya lebih dari 48 varietas, namun hanya beberapa yang populer di Indonesia. Kemudian yang kedua adalah Aglaonema, ketiga Sukulen/Kaktus Mini, keempat Philodendron, Caladium, lalu ada Hosta, Calathea, Sansevieria, Begonia dan terakhir Pilea
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.