Guyur Ratusan Triliunan Rupiah, Cara Jokowi Geber Daya Beli Masyarakat RI

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 320 2366776 guyur-ratusan-triliunan-rupiah-cara-jokowi-geber-daya-beli-masyarakat-ri-r6HH8pMj1c.jpg Jokowi (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA - Anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun ini mencapai Rp688,33 triliun atau meningkat dari alokasi sebelumnya Rp627,9 triliun.

Anggaran PEN ini bertujuan mengungkit daya beli masyarakat Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satu anggaran PEN untuk ungkit daya beli adalah perlindungan sosial yang mencapai Rp150,2 triliun. Selain itu ada insentif usaha yang mencapai Rp53,86 triliun.

Berikut rincian kebijakan pengungkit daya beli pada program PEN 2021 untuk menangani pandemi Covid-19 seperti dilansir Koran Sindo, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Anggaran PEN 2021, Skala Prioritas Didesak untuk Konsumsi Masyarakat 

Perlindungan Sosial: Rp150,2 Triliun

- Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 10 Juta keluarga penerima manfaat (KPM)

- Kartu Sembako

- Kartu Prakerja

- Bantuan Sosial Tunai untuk 10 Juta KPM

- subsidi kuota pembelajaran jarak jauh (PJJ)

- Diskon listrik

- Iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Insentif Usaha: Rp53,86 Triliun

- PPh 21 ditanggung pemerintah (DTP)

- PPh final DTP UMKM

- PPnBM DTP kendaraan Bermotor

- Insentif Bea Masuk

- Pembebasan PPh 22 Impor

- Pengembalian Pendahuluan PPN

- Pengurangan angsuran PPh Pasal 25

- Penurunan tarif PPh Badan

- PPN tidak dipungut Kawasan Berikat/Kemudahan Impor Tujuan Ekspor

Sekadar informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun ini mencapai Rp688,33 triliun atau meningkat dari alokasi sebelumnya Rp627,9 triliun.

“Program PEN tahun 2021 mencapai Rp688,3 triliun yang kalau dibandingkan (realisasi) tahun 2020 mencapai Rp579,78 triliun. Ini menunjukkan adanya kenaikan yang cukup signifikan,” katanya.

Baca Juga:  Sri Mulyani Pastikan Anggaran PEN 2021 Bengkak Lagi Jadi Rp688,3 Triliun

Sri Mulyani mengatakan program PEN ini merupakan survival dan recovery kit untuk melindungi masyarakat, menjaga kelangsungan usaha dan mendukung program prioritas.

Dia merinci anggaran PEN 2021 yang mencapai Rp688,33 triliun tersebut fokus untuk lima bidang yakni kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas, insentif usaha, serta dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini