Sertifikasi TKDN Dibayarin Negara, UMKM hingga Koperasi Bisa Angkat Ekonomi RI

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 320 2370109 sertifikasi-tkdn-dibayarin-negara-umkm-hingga-koperasi-bisa-angkat-ekonomi-ri-KW9Nw5Iymm.jpg Sertifikasi TKDN Gratis Bantu UMKM. (Foto: Okezone.com/SHutterstock)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggratiskan biaya sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sebagai salah satu insentif pandemi Covid-19. Insentif ini juga menyasar industri kecil dan menengah (IKM).

Selama ini, sertifikasi ini terkendala oleh pemilik usaha yang tidak sertifikasi karena kendala pendanaan, dan ada juga pemilik usaha yang lalai mendaftarkan produknya. Insentif ini dinilai akan mendukung keberlanjutan bisnis IKM. Dengan adanya insentif ini, produk UMKM yang masuk ke e-katalog LKPP akan semakin bertambah.

Baca Juga: Bantu UMKM, Kemendag Kolaborasikan dengan Hotel, Perbankan hingga Pemda

"Insentif ini akan berdampak positif bagi perekonomian kita ke depannya," ujar Ketua Komite Tetap UKM dan Koperasi Kadin Indonesia, Sharmila dalam IDX Channel Market Review Live di Jakarta, Senin (1/3/2021).

TKDN yang harus disiapkan oleh para pelaksana industri di Indonesia. Ini penting disertifikasi agar produk-produk yang masuk ke pasar memenuhi standar industri yang telah ditetapkan pemerintah dan juga internasional terkait komponen bahan baku tertentu.

Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Perbankan Capai Rp987,48 Triliun, Mayoritas Debitur UMKM

"Jadi sertifikasi ini penting untuk mengetahui produk ini sudah memenuhi standar dalam negeri atau internasional," ungkap Sharmila.

Sertifikat TKDN ini bisa dipakai di dalam dan luar negeri. Jika dipakai di dalam negeri, ini memberikan value added di negara. TKDN diwajibkan menggunakan komponen dalam negeri dalam pengelolaan industri, seperti 43% bahan baku dalam negeri.

"Ini pun sekarang pemerintah akan menaikkan persentasenya ke 50%," tambahnya.

Dia menyampaikan, dengan adanya insentif ini, ekonomi Indonesia akan semakin terdongkrak oleh industri lokal. "Jadi nanti ekonomi kita terdongkrak dengan sendirinya oleh UKM dan koperasi," pungkas Sharmila.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini