Bunuh UMKM, Jokowi: Ada yang Enggak Benar di Perdagangan Digital RI

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 320 2372050 bunuh-umkm-jokowi-ada-yang-enggak-benar-di-perdagangan-digital-ri-XtYGKRJCnX.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyoroti sistem perdagangan digital di Indonesia. Menurutnya ada sesuatu yang janggal pada perdagangan digital di Indonesia. Hal ini sudah dia sampaikan ke Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

"Baru minggu kemarin saya sampaikan kepada menteri perdagangan, ini ada yang enggak benar ini di perdagangan digital kita, membunuh UMKM. Diperingatkan," kata Jokowi di istana Presiden, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Mendag Minta E-commerce Bantu UMKM Bersaing di Pasar Global

Jokowi menyampaikan bahwa pemerintah harus melindungi UMKM dalam negeri dari praktik perdagangan tidak adil. Hal ini dilakukan agar UMKM bisa naik kelas.

"Karena kita harus melindungi UMKM kita agar naik kelas, ini salah satu tugas terpenting Kemendag." ujarnya.

Baca juga: Tren Belanja Online Berubah Imbas Covid-19, Ini Daftar Barang yang Diborong

Selain itu, kata Jokowi, pemerintah harus dapat memberdayakan UMKM agar dapat berorientasi ekspor. Menurutnya, jika produk UMKM yang ada saat ini memiliki potensi yang besar jika dibina.

"Perdagangan digital harus memberdayakan UMKM kita, yang kecil - kecil ini kalau diberikan peluang bisa ekspor keluar, bisa ekspor ke Korea, Jepang," ujarnya.

Dia menambahkan, meski perdagangan sebuah keharusan , tapi pemerintah harus bisa menciptakan ekosistem yang adil dan bermanfaat. Sebab, sudah banyak negara yang menjadi korban perdagangan digital.

"Perdagangan digital adalah sebuah keharusan. pemerintah harus menciptakan pasar e-commerce yang adil dan bermanfaat. kita tidak boleh menjadi korban perdagangan yang tidak adil. sudah banyak negara lain yang mengalami hal ini, kita tidak boleh," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini