Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Asuransi Jiwa Tatap 2021 dengan Optimisme

Michelle Natalia , Jurnalis-Selasa, 09 Maret 2021 |11:54 WIB
Industri Asuransi Jiwa Tatap 2021 dengan Optimisme
Industri Asuransi Optimis 2021 Pulih. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

Dari aspek produk, terdapat penurunan baik pada produk tradisional dan unit link. Persentase penurunan unit link tercatat lebih rendah dibandingkan produk tradisional, dimana total pendapatan premi baru dari unit link bernilai Rp70,27 triliun di Q4 2019 menjadi Rp67,28 triliun di Q4 2020.

"Sementara itu, untuk total pendapatan premi baru dari produk tradisional, tercatat sebesar Rp55,66 triliun di Q4 2019 dan menjadi Rp Rp47,48 triliun di Q4 2020," tandasnya.

Adapun faktor-faktor lain yang mendorong perbaikan kinerja industri asuransi jiwa adalah perekonomian yang membaik karena program PEN, vaksinasi Covid-19, langkah adaptif industri untuk memanfaatkan teknologi, kesadaran masyarakat akan perlindungan asuransi jiwa yang meningkat, dan konsistensi melakukan edukasi inklusi keuangan.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement