Share

Lewat Lembaga Mikro Syariah, Walikota Banda Aceh Bebaskan UMKM dari Jeratan Rentenir

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 10 Maret 2021 20:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 320 2375823 lewat-lembaga-mikro-syariah-walikota-banda-aceh-bebaskan-umkm-dari-jeratan-rentenir-x2zXXWPZsI.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan bahwa dirinya fokus pada pengembangan sektor perdagangan di Kota Banda Aceh. Salah satunya dengan mengembangkan UMKM di Banda Aceh.

Jumlah UMKM di Banda Aceh pun terus mengalami peningkatan. Misalnya saja pada tahun 2017 jumlah UMKM sebanyak 8.225 unit. Lalu di tahun 2018 naik menjadi 10.994 UMKM. Kemudian meningkat lagi tahun 2019 menjadi 12.012 UMKM. Pada tahun 2020 juga mengalami kenaikan menjadi 15.107 UMKM.

 Baca juga: Gubernur BI: Daya Juang UMKM Sudah Tidak Diragukan

Dia mengaku beberapa tahun lalu UMKM di Banda Aceh selalu terjerat dengan rentenir

“Jadi kami mendirikan lembaga keuangan mikro syariah, PT Mahirah Muamalah Syariah Banda Aceh yang jadi solusi persoalan bagi pelaku usaha kecil,” ungkapnya katanya dalam Indonesia Visionary Leader (IVL) season VII di Inews Center, Rabu (10/3/2021).

 Baca juga: Produk UMKM dari Cokelat hingga Keripik Mejeng di Jepang

Dia menyebut sebelum adanya PT Mahirah Muamalah 80% pelaku usaha kecil yang disurvei mengaku berurusan dengan rentenir. Namun setelah tahun kedua PT Mahirah Muamalah didirikan, jumlahnya terus menurun.

“Di tahun kedua setelah kita dirikan persentasenya menurun menjadi 14%. Dan tahun 2020 menjadi 2%,” katanya.

Pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak berurusan dengan rentenir. Pasalnya selain tidak sesuai dengan syariah Islam juga merugikan masyarakat.

“Jadi ini adalah salah satu yang kami anggap berpengaruh. Karena aceh yang bersyariah Islam. Rentenir ini selain merugikan masyarakat dan pelaku usaha juga tidak sesuai dengan syariah Islam,” lanjutnya.

Aminullah menyebut untuk masalah permodalan bagi UMKM, pihaknya memang memanfaatkan PT Mahirah Muamalah. Namun tidak berhenti disitu saja, pemerintah Kota Banda Aceh juga berusaha membantu masalah pemasaran produk-produk UMKM.

“Pemasaran kita juga melakukan berbagai upaya. Sehingga pelaku UMKM kualitas produknya semakin baik. Kita lakukan upaya-upaya agar UMKM semakin baik dan maju di masa yang akan datang,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini