Cadangan Masih Banyak, Bisnis Batu Bara Sudah Sunset

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 320 2380766 cadangan-masih-banyak-bisnis-batu-bara-sudah-sunset-w8sIQSuDco.jpg Batu Bara (Reuters)

JAKARTA - Direktur Transformasi Bisnis MIND ID Suryo Eko Hadianto mengatakan, bisnis batu bara sudah masuk dalam bisnis yang sunset. Hal ini terlihat dari kebutuhan energi secara global dari tahun 2015 hingga tahun 2050 dimana energi batu bara terjadi penurunan. Sementara energi baru dan terbarukan terjadi kenaikan yang signifikan.

"Ini juga terkait dengan Paris Agreement. Hampir semua menekan bisnis batu bara. Bahkan pembiayaan untuk pengembangan bisnis batu bara makin sulit didapatkan karena pasar makin menyempit," ujar dalam webinar Bimasena Energy Dialogue, Jumat (19/3/2021).

 Baca juga: Produksi Batu Bara RI Diprediksi Capai 678 Juta Ton pada 2040

Di sisi lain, cadangan batu bara Indonesia masih cukup banyak. Menurut Suryo, jika tidak digunakan dengan baik maka dikhawatirkan ke depannya akan menjadi barang yang tidak termanfaatkan sama sekali.

"Kami merekomendasikan cadangan batu bara Indonesia harus segera dimonetisasi sehingga benar-benar bisa mendongkrak ekonomi Indonesia," ungkapnya.

 Baca juga: Ada India dan China, Pasar Ekspor Batu Bara RI Cerah 20 Tahun ke Depan

Dia melanjutkan, perlu disusun strategi transformasi energi yang sejalan dengan optimasi sumber daya yang dimiliki Indonesia, diantaranya memperbanyak pembangunan PLTU mulut tambang dan membangun transmisi connected antar pulau sehingga tercipta energi yang murah di wilayah Indonesia.

"Jangan sampai mindset kita kebalik dengan cara memberikan tambahan biaya PLTU batu bara supaya energi terbarukan jadi kompetitif. Kalau seperti itu yang terjadi adalah pemborosan negara secara global," tuturnya.

Selanjutnya, upaya hilirisasi batu bara dengan stimulus dari sisi finansial maupun regulasi dan mengoptimalkan keanekaragaman sumber-sumber energi yang tersebar tidak merata di Indonesia.

"Kami mengusulkan pembangunan transmisi yang menghubungkan antara pulau dipercepat sehingga sebaran energi bisa merata di Indonesia," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini