Share

Menteri Bambang Usul GeNose Banyak Digunakan di Pabrik

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 22 Maret 2021 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 320 2382058 menteri-bambang-usul-genose-banyak-digunakan-di-pabrik-RFiaojQWR0.jpg GeNose Disarankan Digunakan untuk Pabrik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kelapa Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro menyerahkan GeNose C19 kepada Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Gedung Kemenko Perekonomian.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengusulkan supaya penggunaan alat deteksi Covid-19 karya tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) di lingkungan pabrik.

Baca Juga: Tes Covid-19 dengan Air Liur Jadi Syarat Pergi ke Luar Kota

"Saya mengusulkan kepada Pak Menko Airlangga agar GeNose bisa lebih banyak dipakai di pabrik. Hal ini dikarenakan kita lihat pertumbuhan ekonomi kita salah satu yang mengalami kontraksi kan sektor manufaktur," ujar dia.

Kemudian kata dia, pengadaan GeNose di pabrik dapat menjadi solusi optimalisasi produksi di sektor manufaktur di Tanah Air.

Baca Juga: Siap-Siap, GeNose Bakal Dipakai di Mal hingga Perkantoran

"Semua karyawan di pabrik sebelum memulai kerja atau shiftnya itu dites dengan GeNose dulu, yang boleh kerja yang negatif saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ungkap dia.

Sebelumnya Menteri Airlangga menyebut GeNose C19 ini alat deteksi Covid-19 melalui hembusan nafas dan telah menjalani uji klinis di 10 rumah sakit. Lalu alat deteksi ini juga telah mendapat izin edar dari Kemenkes dan tingkat akurasi negatifnya capai 97%.

Kemudian kata dia, alat deteksi Covid-19 seperti ini sudah dilakukan diluar negeri yakni di Singapura dan Belanda.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini