Jokowi ke Bupati: Jangan Sekali-kali Beli Produk Asing untuk Proyek Pemerintah

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 26 Maret 2021 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 320 2384515 jokowi-ke-bupati-jangan-sekali-kali-beli-produk-asing-untuk-proyek-pemerintah-oPmdLiOhWP.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proyek di pemda menggunakan produk dalam negeri. Dia mengingatkan jangan sampai proyek pemda malah membeli dari luar negeri.

“Setiap proyek yang ada, program yang ada harus wajib menggunakan produk-produk lokal. Jangan sekali-kali membeli untuk proyek pemerintah itu membeli produk asing,” katanya pada Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional V APKASI di Istana Negara, Jumat (26/3/2021).

 Baca juga: RI Incar Pasar Ekspor Afrika, Amerika Latin dan Eropa Timur

Dia mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk menggenjot konsumsi dalam negeri. Dengan begitu dapat menekan angka pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Untuk apa? Biar ada demand, biar ada konsumsi. Kalau demand dan konsumsi naik, produksi di pabrik, produksi di industri juga akan meningkat. Sehingga ga ada yang PHK terhadap karyawan,” ungkapnya.

 Baca juga: Wamendag: Bangga Produk Lokal, Kita Mulai dari Diri Sendiri

Pada kesempatan itu Jokowi juga meminta agar program padat karya diperbanyak. Hal ini mengingat masyarakat butuh pekerjaan.

“Pemulihan ekonomi yang paling penting program-program padat karya diperbanyak. Bangun sekolah padat karya. Bangun jalan padat karya. Bangun irigasi padat karya. Karena rakyat sekarang ini butuh pekerjaan, butuh income,” ujarnya.

Dia mengatakan agar para bupati membantu para UMKM. Meskipun memang dari pemerintah pusat telah membantu dengan program banpres produktif, daerah juga bisa menganggarkannya.

“Meskipun dari pusat kita sudah memberikan banpres produktif 2.400.000. Tapi kalau bapak ibu bupati anggarannya ada dan bisa diberikan, berikan tambahan ke sana. Pedagang pasar, pedagang asongan, pedagang kaki lima. Suntik karena mereka yang terdampak. Atau kalau di daerah ada pariwisata ini paling yang terdampak berikan suntikan ke sana,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini