Kilang Balongan Kebakaran, Pengusaha Soroti K3 Migas

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 320 2385837 kilang-balongan-kebakaran-pengusaha-soroti-k3-migas-gfwpKfuJKN.jpg Kilang Pertamina Balongan Kebakaran. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Energi, Minyak dan Gas Bobby Gafur Umar menilai kasus kebakaran kilang minyak Balongan tidak akan berkaitan langsung dengan kepercayaan investor.

"Penyebab kebakaran juga belum diketahui. Kecuali kalau ini akibat sabotase," kata Bobby saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (29/3/2021).

Baca Juga: Kilang Balongan Terbakar dan Meledak, Dirut Pertamina: Tak Usah Panik

Karena itu menurutnya hal krusial yang harus dibenahi adalah penerapan K3 dalam kegiatan Migas. Manajemen K3 sangat berkaitan erat dengan kegiatan operasional yang berisiko tinggi. Ada banyak risiko timbulnya insiden, karena proses dan produk Migas yang berbahaya bagi pekerja dan kemudahannya untuk terbakar/meledak.

"Yang perlu dievaluasi secara menyeluruh adalah sistem K3 nya," katanya.

Baca Juga: Hitung-hitungan Cadangan BBM RI Usai Kilang Balongan Meledak

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memastikan pasokan BBM aman, meski terjadi insiden kebakaran pada tangki T-301G di Kilang Pertamina Balongan, 29 Maret 2021 mulai sekitar pukul 00.45 dini hari.

Dalam pola suplai ini, Pertamina memiliki skenario dalam kondisi ketika harus beroperasi secara darurat.

"Kami mengoptimalkan produk dari kilang-kilang lain dan kami akan salurkan langsung ke daerah-daerah yang selama ini disuplai dari balongan yaitu Jakarta dan Cikampek," ujarnya.

Nicke menegaskan bahwa tidak ada kendala dalam suplai BBM karena kilang atau processing plant dalam kilang ini tidak terdampak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini